Terapi Oromotorik (Oral Motor)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari Ikhtiar Tumbuh Kembang Luigi dan Menjawab Pertanyaan.
MashaAllah sampai saya menulis ini masih banyak ibu-ibu yang mengirim pesan pada saya. Beberapa bertanya bagaimana terapinya dan hal yang dilakukan selain terapi. Sampe nanya susunya Luigi apa? Hehe.




Kali ini saya akan merangkum dan menjawab pertanyaan yang belum saya tulis ya.
Masalah utama : BERAT BADAN LUIGI adalah UNDERWEIGHT
Yang telah dilakukan :
ü  Cek Anemia Defisiensi Besi (ADB) – yup dia ADB berat
ü  Cek Infeksi Saluran Kemih (ISK) – negatif
ü  Konsul rehab medik apa ada gangguan oromotorik – yup dia ada gangguan oral motor

Pengaruh ADB dengan berat badan kurang adalah karena efek anemia membuat sistem kekebalan tubuh anak berkurang. Sehingga anak mudah sakit.

Pengaruhnya gangguan oral motor pada berat badan adalah anak menjadi sulit mengunyah dan menelan. Makanan berserat seperti daging dan sayuran tidak bisa maksimal dikunyah dan ditelan anak. Hal ini tentu menghambat penyerapan nutrisi pada anak.

Apa sih oral motor (oromotorik)?
Oromotor didefinisikan sebagai sistem gerak otot yang mencangkup area rongga mulut  termasuk rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir dan pipi. Kemampuan oral motor ini digunakan untuk mendukung kemampuan makan. Karena kekuatan, koordinasi dan kontrol dari struktur mulut ini akan menjadi dasar dari kegiatan makan seperti menghisap, menelan, menggigit dan mengunyah.
Jadi, intinya anak saya kesulitan mengkoodinasi sistem saraf bibir, lidah dan rahangnya yang menyebabkan ia kesulitan mengunyah makanan tekstur kasar dan kesulitan menelan makanan padat.

Solusi pada ADB adalah Luigi diberi suplemen zat besi yang dosisnya disesuaikan dengan kebutuhannya yang tinggi.
Solusi masalah Luigi yang tidak bisa mengunyah dan menelan makanan dengan tekstur kasar adalah terapi oromotorik. Terapi ini tujuannya adalah agar Luigi bisa memaksimalkan kekuatan otot mulut sampai lidahnya untuk bisa makan dengan tekstur seperti emaknya orang dewasa.

Nah itu terapinya itu diapain siih?
Terapi yang fokusnya untuk meransang dan menstimulasi saraf oralnya. Dengan cara lidahnya di ‘sikat’ dengan sikat khusus.

Untuk sikat yang bergerigi halus digunakan untuk menyikat lidah dibagian pinggir sebelah kanan dan pinggir sebelah kiri.

Untuk sikat yang bergerigi besar digunakan untuk menyikat gusi daerah pipi atau geraham. Gunanya agar dia menjadi sensitif dan bisa menggerakkan lidahnya kekanan dan kekiri.

Beberapa titik-titik gusinya diberi perasa, agar lidahnya berputar mencari sumber rasa-rasa yang saya siapkan. Perasa yang saya maksud disini apapun ya, yang mengandung rasa. Misalnya madu, jus tomat, jus jeruk dan lainnya. Nah, perasa ini diletakkan melalui sikat dilangit-langit, gusi pipi kanan dan kiri, juga lidah kanan dan giri. Ketika lidahnya mencari sumber rasa, maka lidahnya otomatis akan kekanan, kekiri, keatas dan kedepan. Hal ini gunanya untuk melatih lidahnya yang fungsinya untuk mengumpulkan makanan tekstur kasar, dikunyah, kemudian ditelan. Gambarannya gimana ya? Hmm, kalo kita makan enak yang otomatis lidah kita bakal lemes (lekoh dalam bahasa Jawa) ngunyahnya. Yah kayak gt laaah.

Tidak hanya lidahnya yang di “sikat”, namun beberapa bagian dari wajahnya juga dipijat. Seperti pipi kanan dan kiri.  Terus bawah mulut sebelum tenggorokan.

Selain itu meniup buble gunanya untuk meningkatan kekuatan bibir dan mampu mengontrol napas



Sama enggak sih kayak terapi wicara?
Nah, penyebab kemampuan bicara yang kurang khan banyak. Salah satunya karena gangguan oral motor. Jadi terapinya Luigi ini masuk dalam terapi wicara tapi fokusnya memaksimalkan oral motor bukan untuk bicara, melainkan untuk makan dengan benar. Hubungannya seperti ini. Jika Luigi mampu menggunakan kekuatan otot mulut dan lidah dengan baik, ia akan mudah mengeluarkan suara sehingga jadilah ‘bicara’. Tidak hanya itu ia akan mudah dalam mengunyah dan menelan makanan padat atau tekstur kasar. Yah seperti itulah sepengetahuan saya. Entahlah semenjak terapi oromotorik, kosa kata Luigi juga makin banyak dan pengucapannya lebih jelas. Anggap aja bonus :)

Konsultasinya ke dokter anak tumbuh kembang atau ke nutrisi anak?
Saya konsultasi ke dokter anak subspesialisasi nutrisi anak. Emang apa bedanya dengan dokter anak yang lain? Yuk diintip blognya dr. Meta disini

Apakah ada hasilnya dengan terapi oromotorik (oral motor)?
Subhanallah, dari awal dr. Meta. Sp.A bilang kalo terapi oromotor ini membutuhkan waktu 3-4 bulan. Dan selalu ingatkan saya untuk sabar, telaten, dan jangan putus ditengah jalan. Karena kalau tidak dilatih akan terlambat terus kemampuan makannya kata beliau. “Ngelatih lidah itu agak susah, butuh waktu jadi harus telaten bener” itulah yang dituliskan dalam sebuah chat. Namun, Alhamdulillah terapi kedua Luigi mampu mengunyah sosis dan wortel dan tidak dilepeh. Padahal jika makan sosis, hanya dikunyah-kunyah lalu dikeluarkan lagi. Terapi ketiga sudah mampu makan telur ceplok, dan bisa makan kering alias tanpa kuah. Setelah terapi ketiga, datanglah saya ke dokter anak. Dokter Meta sampe kaget Luigi udah pinter mengunyah dan menelah. Sudah bisa makan kering dan tak melepeh lagi.



Hanya terapi oromotorik langsung bisa makan padat dan tidak lagi melepeh?
Kesuksesan terapi apapun itu, pasti dipengaruhi banyak hal. Salah satunya adalah juga dilatih dirumah. Karena durasi terapi hanya 2X seminggu selama 60 menit. Dirumah juga diajarkan makan dengan benar seperti duduk. Dirumah juga ‘disikat’ lidahnya. Dan kami (saya dan Ibu ) selalu memotivasi Luigi dengan kata-kata “ayo dikunyah dan ditelan” “luigi bisa mengunyah dan menelan” “anak hebat menelan makanan” dengan nada lagu yang kami karang sendiri. Namun kami tidak memaksa, adakalanya tetap melepeh. Biasanya karena makanan yang masuk mulut terlalu banyak. Jadi sesekali mual atau istilah orang jawa mukok. Jika seperti itu, saya tetap coba lagi dan Alhamdulillah dia tetap mau mencoba mengunyah makanan kembali.   
 
Sehingga berapa kali terapi Luigi bisa makan sempurna?
Saya kebetulan ikutan paket 5X terapi. Nah, pada pertemuan ketiga sudah banyak sekali peningkatan. Kalau dibilang sempurna juga belum, karena saya sadar MAKAN MEMBUTUHKAN LATIHAN.

Lalu apakah berat badannya sudah naik?
Belum timbang

Nutrisinya dibantu apa supaya berat badan cepat naik?
Selain makan dengan protein tinggi juga dibantu susu Nutr*nidr*nk. Susunya diganti karena jumlah kalori yang ada disusu Luigi sebelumnya (atau susu apapun itu) per 1cc hanya 0,67 kcal. Sedangkan Ped**asur*e per 1cc hanya 1 kcal. Sedangkan susu Nutr*nidr*nk per 1cc adalah 1,5 kcal.
Nah karena berat badan ideal (BBI) Luigi adalah 11 kg maka nutrisi harusnya didapat dari 70% makan dan 30% susu. Karena Luigi barusan bisa makan, maka rumus ini dibalik. 70% dari susu dan 30% dari makan. Jika Luigi tetap menggunakan susu sebelumnya (1cc hanya 0,67 kcal) maka sehari dia membutuhkan 1.150 cc. Apa efeknya? Dia kekenyangan susu, malah tidak mau makan. Padahal dia lagi seneng-senengnya makan karena sudah bisa “makan”. Maka, Luigi dibantu susu Nutr*nidr*nk yang tinggi kalori (1cc – 1,5 kcal) dan sehari hanya membutuhkan 550 cc saja. Sehingga dia tidak kebanyakan minum susu dan tetap mau makan.

Dimana mendapatkan susunya? hanya di Apotek, seperti Kim*a F*rma dan menggunakan resep dokter. Karena ini termasuk obat yang membutuhkan dosis dari tenaga ahli.


Sekian, semoga bermanfaat ya. Dan semoga ikhtiar ini ada hasilnya *sambil ngelus dada


Berat badan itu tidak hanya sensitif untuk para emak saya, tapi juga untuk anak. Karena pengaruhnya bisa banyak banget. Bisa Stunting atau Gagal Tumbuh seperti yang dituliskan oleh dr. Meta, Sp.A di blognya. Yuk para Ibu, kita harus semangat belajar. Agar anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas, namun juga SEHAT dan KUAT. Karena dengan kesehatan, ia akan memperoleh banyak kesempatan dimasa depan 😊




*menulis adalah juga menasehati diri sendiri
Gresik, 04 November 2017

6 komentar :

  1. Assalamualaikum,
    sepertinya saya punya kasus yang sama.
    anak saya dari usia 7 bulan sampai skrg 18 bulan tidak makan, kalaupun bisa di sebut makan porsinya sangat sedikit. yang saya mau tanyakan, mbak konsultasi & terapi ke dokter tumbuh kembang atau ada dokter spesialis lainya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam Mas, maaf baru baca pesan ini. Ke dokter spesialis anak, subspesialis Nutrisi Anak. Bukan tumbuh kembang.

      Semoga membantu

      Hapus
  2. Mom.. sikatnya beli dimana ya dan nama merknya apa?? Makasih bnyk

    BalasHapus
  3. Mom.. sikatnya beli dimana ya dan nama merknya apa?? Makasih bnyk

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Anak sy gga tau minum dri Sedotan, ngomongnya sja msh cadel, kurang kosa kata pdahal sdh 3 thn.. mhon jawabannya

    BalasHapus

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates