Pengalaman Turnamen Catur Nasional di Jombang


Sabtu 4 Mei, Luigi ikut O2SN catur di Gresik. Cerita lengkapnya ada di SINI (klik)

Esoknya, Minggu 5 Mei ia berangkat ke Jombang, untuk mengikuti turnamen catur tingkat nasional kategori SD sederajat. Jadi yang ikut kelas 1-6 digabung, sehingga harusnya ini bukan di kelasnya, karena yang ikut banyak dari SD atas. Total kategori SD ada 71 anak.

 


Luigi kaos kuning


Pada 6 babak, Luigi bisa raup 5 poin. Hanya kalah sekali. Sehingga ia bisa berada di meja papan atas, meja 2. 

Tinggal selangkah lagi babak akhir, jika Luigi menang ia bisa naik ke peringkat 2 dan menjadi juara 2. 



Luigi di meja 2


 

Namun pada babak akhir, babak ke 7 Luigi akhirnya harus kalah dengan lawannya dari Tulungagung sehingga merosot ke peringkat 12 karena perebutan solkof dengan dengan 5 anak lain. 

Nangis? Ya tentu 😁 

 

Sebuah pembelajaran buat Luigi, dan pengalaman baru bermain di kategori semua kelas SD.

 

Masih kelas 1 le, rajinnya berlatih, dan teruslah ada di dadamu, bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Biarlah yang kemarin jadi evaluasi, fokus turnamen catur esok lagi 




 

Hari Senin 6 Mei masuk sekolah namun pulangnya ia curhat di kelas sangat mengantuk. Tapi malam masih berlatih catur.

 

Selasa dan Rabu 7-8 Mei ia tidak masuk sekolah karena keningnya panas. Cek suhu termometer ternyata 39'. 

 

Meski catur seakan olahraga tak berkeringat, namun energi yang dikeluarkan bisa bikin Luigi loyo hingga 2 hari setelahnya. Semoga lekas sehat lagi ya.

 

*catatan sambil nunggu cucian koin 💕








Tidak ada komentar