Senin, 09 November 2015

alarm

04 November 2015 hari Rabu malam, kejadian itu enggak akan aku lupain. Aku dan adit nangis bebarengan. Kami lupa semuanya. Semuanya sudah terjadi. Besok paginya suasana tetap tidak membaik dan stress banget rasanya. Adit aku telfon, tapi cuma ngomong bentar, telfon putus karena pulsa habis. Aku makin galau. Adit mungkin khawatir sama aku, sampai balik ke rumah sekitar jam 8 pagi, padahal jam 7 baru aja berangkat ngantor. Dan kami pun merenung bersama.

07 November malam pertama kalinya makai alat stimulasi janin dan pertama kalinya adit bisa ngerasain tendangan Ajun. Alhamdulillah. Ini hal yang kunantikan.

08 November hari minggu, kita dirumah. Pagi kita keliling nyari sarapan. Trus nungguin tukang bersiin AC. AC kotor jadi dinginnya g maksimal. Jam setengah 10, aku mt di masjid agung. Dan adit ngurusin bisnis nya. Sorenya kami ke Alun Alun. Ngobrol-ngobrol ringan. Beli jajanan gak penting. Sampai rumah maghrib. Dan kita lanjutkan obrolan kita.

09 November, alhamdulillah suasana berjalan seperti biasa.

Satu pelajaran lagi --.----



ah tulisan enggak penting
lupakan
cuma buat alarm aku aja jika lupa

bersyukur dipilih oleh mu, trimakasih karena mu aku akan menjadi Ibu :)


Tidak ada komentar:
Senin, 10 Agustus 2015

suatu pagi ke 2 dokter

Iyes, seperti judulnya. Pagi kemarin senin, 10 Agustus 2015 aku ke 2 dokter secara berurutan. Hah? Ngapain? Jadi gini ceritanya, sebagai warga negara biasa aku juga ingin menikmati fasilitas BPJS. Pengen banget!. Selama hamil khan cuma sekali ke Obgyn. Itupun statusnya pasien umum. Entah hari ini aku pengen ke Obgyn dengan pakai kartu BPJS yang kebanyakan nganggur di dompet. Jam 8 pagi aku ke klinik BPJS nya di Kartini Building. Alhamdulillah enggak antri. Syukur deh :)
Tapi mata aku agak terbelalak (dikit siih) dengan tulisan Gede di tembok klinik. Kira-kira bunyinya gini "Memint arujukan sendiri tidak dijamin, Rujukan harus karena ada indikasi media". Yaah padahal aku emang gak kenapa-kenapa. Cuman pengen aja ke Obgyn, di Usg, dikasih obat dll pakai Bpjs. Akhirnya pas aku masuk aku bilang gini ke dokternya "Oh gini dok, sy sedang hamil 10 minggu, obat dari obgyn sebelumnya udah habis, dan juga ini punggung saya sakit banget, trus perut juga kaku". (dalam hati semoga dengan bilang gini bisa dirujuk ke spesialis). Trus aku di suruh berbaring di kasur pasien. Perut di pegang, di tekan-tekan dikit, dan sampai akhirnya sang dokter klinik bilang "oh enggak apa-apa". Deg... firasat hati enggak nihh
Trus beliaunya nulis apa gitu yang ternyata aku disuruh ambil obat di apotik klinik. Dibilang kalau obat ini diminum saat nyeri. Trus dikasih vitamin juga. Entahlah vitamin yang kandungannya apa -_- . "Maaf dok, bukannya enggak percaya, tapi aku pengen ke spesialis" (dalam hati). Oh akhirnya dengan lemas kaki aku ke apotik dan mengambil obat yang cukup ditunggu enggak sampai 5 menit.



Enggak banyak mikir lagi, aku langsung menyalakan motor menuju RS. Semen Gresik. Langsung daftar ke pendaftaran pakai status "pasien umum" dan alhamdulillahnya yang praktek Dr. Maksum, Sp.OG. Padahal masih pagi banget ya, tapi aku udah dapat nomer antrian 14. Woww lamaaa nih pikirku. Trus aku nekat ngantri aja di barisan pasien kandungan yang lain. Kenal dengan seorang ibu yang udah hamil 7 bulan, dan ternyata pas hamil beliau ada Toxoplasma di dalam tubuhnya. Sehingga selama kehamilannya selalu terapi terus dan mengkonsumsi obat yang enggak murah. Hmm... Dan ada seorang ibu di pinggirku nanya ke aku
"ke dokter sendirian mbak?"
"iya bu, suami lagi kerja"
"loh harusnya ngajak suaminya mbak, biar suami juga tau perkembangan anaknya di dalam"
"oh iya bu, sedang repot" sambil aku senyum

Kupikir-pikir bener juga ya, kalau adit tau khan bisa sama-sama lega, sama-sama tau prosesnya. Langsung deh aku sms adit. Dan blsnya bentar ya ada deadline. Yah aku pasrah deh. Sampai akhirnya pas aku masuk ruangan, dia udah di depan ruangan dokter. Alhamdulillah pas banget. Ketika ketemu dokternya langsung disuruh rebahan. Di USG dan si "ajun" alias adit junior ini umurnya udah 10 minggu 6 hari. Waktu kami lihat USG, kami tertegun ngelihat si ajun yang tangannya bergerak-gerak, tubuhnya udah kelihatan lengkap, "Hei, finally i see u ajun" :) dan dilihatin jantung nya berdetak kencang yang sepertinya lebih cepat dari detak jantung aku. Alhamdulillah terlihat kepala, tangan, kaki, dan kami melihatmu sejelas ini meski tinggimu 4 cm nak. Yeyyy. Tangannya bergerak cepat seakan nunjukin "Hi Ayah dan Ibu, aku udah bisa menyapamu, tunggu aku ya".

hello mami, Ajun umurya udah 10 minggu 6 hari di dalam ovennya mami :)

Setelah itu kami bertiga duduk, doker bilang air ketubannya normal, bayinya normal, ukurannya 4cm, lalu aku langsung memberondong dokter dengan pertanyaan-pertanyaan yang udah aku siapin sejak ngantri hehe.
Me : "Dok, haruskah minum obat penguat kandungan sementara sy tidak pernah punya riwayat flek?"
Dok : "Kalau kehamilan awal iya, tapi sekarang sudah enggak diperlukan lagi. Jadi tidak minum obat penguat kandungan lagi ya"
Me : "Dok, ciri bayi autis itu gimana ya, apa bisa di analisa sejak dalam kandungan?, saya jadi parno dok"
Dok : "Buat apa, itu nanti diambil cairan di dalam dan resikonya sangat besar. Kalau hidup di luar negeri seperti Amerika, kalau ketauan bayi cacat langsung dibuang. Tapi di Indonesia, bagaimanapun hasilnya harus dipertahankan"
Me : "Dok, sebab bayi autis atau down sindrom gitu emang kenapa ya, apa karena makanan?"
Dok : "Bukan dari makanan, tapi biasanya jika hamil dan melahirkan diatas umur 40 tahun, atau resiko tersebut akan jauh lebih besar jika hamil dan melahirkan di bawah umur 16 tahun"
Me : "Dok, bolehkan makan makanan yang di panggang, seperti sate misalnya?"
Dok : "Tidak apa-apa, asalkan masaknya matang agar kuman2 di dagingnya mati semua. Jadi bukan sate nya atau makanan yang dipanggang yang tidak boleh di konsumsi, tapi pastikan benar2 matang"
Me : "Dok, olahraga yang aman untuk bumil dengan kehamilan usia kayak saya?"
Dok : "Saya sarankan tidak olahraga dulu, karena usia kehamilan seperti ini saja harus banyak istirahat dan tidak boleh capek. Nanti kalau usia 7 bulan bisa ikut kelas kehamilan. Di RS Semen Gresik menyediakan kelas tsb.
Me : "Dok, wajibkah minum susu ibu hamil, bukankah dari makanan yang dikunyah itu jauh lebih baik?"
Dok : "Tergantung makanan apa yang sehari-hari dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika makanan yang dimakan tidak ada variasi, jarang makan buah dan sayur, hanya makan nasi dan lauk saja, maka minum susu hamil menjadi wajib. Karena biasanya susu hamil dirancang memenuhi semua kebutuhan gizi ibu hamil. Namun jika makan yang dimakan bervariasi, ada lauk, buah dan sayur makan tidak wajib minum susu hamil"
Me : "Dok, perlukah vitamin kalsium ya, karena teman sy sejak tau hamil sama dokternya dikasih kalsium"
Dok : "vitamin yang diberikan kepada ibu hamil itu ada fase atau tahapannya. Jika hamil awal, yang terpenting adalah asam folat karena membentuk otak janin. Baru kalau usia Ibu sekarang, maka sy tambahkan kalsium dan juga DHA. Jangan membandingkan dengan para Ibu hamil lain, bisa jadi beda resep dan vitamin karena berbeda kondisi"
Me : "Dok, kenapa sy hamil seperti enggak hamil, jarang mual, jarang pusing, jarang capek dan masih bisa aktifitas"
Dok : "90% orang hamil biasanya pasti mual, pusing, capek berlebihan. Tapi kondisi orang hamil juga tidak sama antara yang lain. Seperti kita melihat orang ada yang cantik ada yang tidak. Tapi khan tidak aneh jika melihat orang cantik meski misalnya jarang? Berarti anaknya kuat ya"
Me : "Dok, bolehkah orang hamil di usia kehamilan kayak sy, naik sepeda motor sendiri ya, selama ini sy sering PP surabaya gresik, kemarin juga ke Cerme PP sendiri, dan enggak kenapa-napa dok, enggak capek , enggak mual juga"
Dok : "tidak apa-apa berkendara motor asal hati-hati"
Hmm itu sedikit pertanyaan dari aku yang ternyata ada yang sampe sekarang aku sesalkan yakni engak sempet nanya "Apa orang hamil boleh sakit flu, bolehkah sekali-kali makan di luar yang pastinya ada Msg nya" Dan pertanyaan itu penting menurut aku ya. Semua pertanyaan tadi dijawab singkat padat jelas.. Iya antrii nya panjang sih nih dokter.

Alhamdulilah pagi ini bisa USG dan konsultasi dengan Obgyn didampingi adit. Trus antrian obatnya aku tinggal karena harus balik kerja kami berdua. Di kantor, setelah shalat dhuhur aku nangis.

Ya allah betapa ajaib hal yang kualami pagi ini. Betapa indahnya hidupku hari ini. Aku melihat kehidupan di dalam tubuhku. Yang tangannya bergerak-gerak, menyapaku, dan itu bisa aku lihat meski ukurannya masih kecil.

Hei Ajun si Adit Junior, kesayangannya mimo dan bibo... kesayangan Ibu banget. Terimakasih sudah ada di dalam hidup Ibu di usia 25 tahun ini. Meski berat badan Ibu naik 2 kg jadi 50kg, tapi Ibu senang dan enggak pernah terlintas dalam pikiran Ibu kalau Ibu bakal jadi aneh karena badan melar kesana kemari. Yang Ibu pikirkan asal Ajun sehat. Oia, Ibu jadi pemakan segala sekarang. Ajun hebat ya, enggak pernah nyusain Ibu, gak pernah rewel, padahal diajak kemana-mana sama Ibu. Diajak keliling berjuang sama Ibu. Oia nak hari ini Ibu dapat suplemen baru buat kamu, dari dokter Maksum namanya kak. Kalau sebelum nya Ibu dikasih obat penguat kandungan yang namanya Presmaston 5 Allylestrenol dan asam folat yg namanya Folavit Folic Acid 400 di awal kehadiran mu, kalau yang di umur mu yang sudah 10 minggu 6 hari beda lagi kak. Yang ini vitamin DHA namanya Nulacta dan vitamin Kalsium namanya Elkana. Semua obat diatas memang sedikit mahal hehe :). Tapi untukmu, Ibu rela meninggalkan fasilitas obat BPJS. Yeyy, sehat terus ya kesayangannya mimo. Insyaallah kami, orangtuamu juga berusaha yang terbaik demi menyiapkan bertemu denganmu kakak :)

yang harus kita minum untuk 30 hari kedepan

nama sementara ku Ajun hihihi
Tidak ada komentar:
Rabu, 08 Juli 2015

perjalanan dua garis merah


     Setaun belakangan banyak buku kehamilan yang aku baca dan pelajari, dan suatu hari setelah banyak pertimbangan sana sini, akhirnya kuputuskan aku mau plan hamil. Kondisinya saat itu pelatihan malam sudah mau finish dan diklat yang tiap jumat udah mau kelar. Walaupun belum bener2 kelar seeh..hehe. OK, yang kulakukan pertama adalah datang ke Obgyn dan minta rekomendasi tes TORCH untuk meyakinkan dalam diriku tidak bersemayam virus jahat yang akan mengganggu kehamilan dan bayiku nanti. Setelah dapat rekomendasi tes TORCH, tepatnya tanggal 06 Maret 2015 aku ke Lab Parahita deket kantor, dan diambil darah 3 tabung kecil dan biaya untuk tes ini Rp. 2.324.000 (sayangnya tes TORCH ini tidak di cover oleh BPJS). Setelah keluar, IgG anti CMV ku hasilnya POSITIF. Di blogku sebelumnya sudah pernah aku nulis penjelasannya bahwa bila IgG Positif dan IgM Negatif  artinya : aku telah terinfeksi virus CMV lebih dari setahun yang lalu. Saat ini aku mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadap parasit itu. Jadi aku tidak perlu khawatir untuk hamil.
      Tahap 1 usai. Kalo pengen tau tentang TORCH bisa buka link blogku sebelumnya ya disini sini :)

setoran ke Edward Cullen :D
   Langkah kedua aku share di grup kota Gresik yang ada di Facebook. Menanyakan siapa dokter spesialis kandungan terbaik di Gresik. Haha jawabannya beragam. Ada yang bilang di dukun beranak lah, ada yang di bidan "X", ada yang di dokter tapi daerah Gresik daerah 'pinggir' (yg aku pun enggak tau dimana itu). Padahal udah aku bilang tujuanku mau program hamil, mungkin ada yang pengalaman berhasil. Tapi kayaknya di Gresik enggak ada Obgyn dengan subspesialis Fertilitas Endikronologi Reproduksi (Sp.OG-KFER). Obgyn dengan subspesialisasi tentang hormon dan kesuburan. Dari kebanyakan jawaban, banyak yang mengatakan dr. M. Maksum, Sp.OG. Aku cari tau tempat prakteknya dimana aja, jam berapa aja. Salah satu tempat prakteknya ada dirumah, tepatnya di Sulawesi 32 Gresik Kota Baru (GKB). Akhirnya tanggal 18 Maret 2015, aku ke tempat prakteknya yang di RS. Semen Gresik. Pertimbangan yang lebih utama adalah dekat (banget) dengan tempat kerja. Trus kujelasin panjang lebar intinya aku mau program hamil, bla bla bla. Akhirnya sama beliau nya dikasih obat kayak begini  :


     Hohoho ternyata harganya mihil :D Obat ini ada aturan minumnya, harus hari ke berapa haid bulan depan, harus jam berapa dll. Setelah separuh obat kukonsumsi, aku ngenet dan ternyata obat itu potensi bikin kista. Dan hanya boleh dikonsumsi 2 siklus aja. Yaah aku karena udah terlanjur dan niat program hamil, yaudah percaya apa kata dokter aja. Akhirnya ya tetep aku minum habis. Sebenarnya yang bikin aku sangsi, aku tetiba dikasih obat, padahal akunya gak diperiksa apa-apa, dan sepertinya aku juga gak punya riwayat penyakit yang gimana-gimana deh. Setauku dari browsing bahwa fungsi obat ini adalah untuk mematangkan sel telur. Yah bismillah aja lah. Nah ternyata sodara-sodara sekalian bulan berikutnya aku masih haid. Haha kukira setelah minum obat itu aku langsung hamil :O lol

    Sejak itu aku gak mau ke Obgyn lagi. Mau program hamil sendiri aja. Gimana? Nah ini langkah selanjutnyanya, aku 'agak' ngatur pola makan. Yang awalnya suka makanan asin, ber vetsin kayak bakso dan teman-temannya, aku kurangin. Trus aku jadi hobi beli buah. Dan kalau ada waktu aku sempetin olahraga entah renang atau sekedar treadmill di tempat fitnes dekat kantor. Aku juga beli susu khusus buat perempuan yang sedang Perencanaan Kehamilan. Katanya seh tinggi asam folat, jadi membantu mempersiapkan otak dan mengurangi resiko kerusakan janin. Selain itu aku menggunakan "Kalender Saya" yang direkomendasikan sm sahabat saya. Tinggal download di Play Store hp android. Fungsi aplikasi ini banyak banget, misalnya :

-        Menyimpan history jadwal haid per bulannya
-        Mengetahui siklus
-        Pengingat jadwal haid
-        Tau kapan masa subur

     Nah selama itu juga puluhan tes pack aku beli. Hmm aku belinya selalu yang lebih mahal. Bukannya sok kaya, haha...Sebabnya mesti milih yang tingkat kepekaannya "SANGAT PEKA". Biar bisa mendeteksi lebih dini aku berhasil hamil apa enggak. Tiap bulan aku nunggu, sampe capek. Dan Adit bilang "udah santei aja, ngapain dipikirin.. insyaAllah dikasih di saat yang tepat, jadi sabar aja". Huh dia enak banget bilang sabar. Akunya enggak sabaran :D Selama itu juga setelah shalat tak lupa dengan khusuk berdoa "Ya Allah sang pemberi hidup, sang perencana yang rapi, semoga kami dipercaya memiliki amanah anak yang sholeh......." Dan selalu ku ulang, kuhayati, dan kusampaikan sungguh-sungguh padaNya. Ceilee :p

     Sampai akhirnya aku kerja keras di bulan Juni Juli. Kebetulan aku banyak kerja di bulan ini. Dari pagi dan bisa sampai pagi lagi hahaha #apaaan :D Pas bulan puasa datang, aku nunggu kenapa aku belum haid ya, padahal itu harusnya jadwal ku haid. Sampai telat 12 hari haid tak kunjung datang. Emang sih siklus enggak teratur. Apa karena siklus acak adul ini ya. Hari selasa 30 Juni 2015 aku nekat ke Obgyn menemui dr M. Maksum Sp.OG lagi. Ngapain kesana? mau curhat kegalauan saya yang tidak haid tapi kenapa belum hamil juga. Karena seminggu sebelum ke dokter Maksum tespack ku masih garis 1. Dokter bilangnya sabar aja dan nunggu haid datang. Siklus haid sampai 36 hari itu masih normal katanya. Ah masak sih pikirku. Dan disana aku gak di apa-apain. Padahal pengen banget di USG. Trus dijelasin program hamil itu tahapannya banyak, nanti ada cara A, kalo gagal juga baru cara B, kalau masih juga gagal cara C, enggak tau istilahnya semua. Yang kuingat ada cara yang dengan dimasukkan alat di dalam rahim untuk tau kondisi rahim kayak gimana, dan dimana masalahnya. Nah aku ini masih melalui tahapan empiris. Nah looh, kaget lah aku sepanjang itu perjalanan punya baby. Trus dikasih rekomendasi ke Lab buat suami. Yakni tes sperma. Sperma itu tidak berbicara banyak atau tidaknya, tapi adakah sel didalam sperma tersebut. Kalau ternyata suami gak papa spermanya, barulah nanti aku yang di "ubek-ubek"". Hohoho syerem amat. Yaudah aku pulang dengan agak kesel dan sebel.

    Hari kamis malam tanggal 02 Juli, pas nunggu tim ku pulang aku ngerasa keliyengan, bawaannya capek dan ngantuk. Padahal aku udah istirahat siang. Akhirnya aku ijin pulang bentar mau ambil Sangobion dirumah. Perjalanan pulang aku ngelewatin apotek Kimia Farma. Enggak tau kenapa, aku iseng mampir dan beli tes pack lagi. Yang padahal seminggu lalu jelas-jelas garis 1. Trus nyampe rumah iseng aja, pikirku buang-buang tes pack biarin, masih garis 1 biarin, aku enggak ngurus lagi. Dan ternyata sodara muncul dua garis merah. Hah :D antara percaya enggak percaya. Besoknya hari Jum'at siang 3 Juli aku beli merek lain dan tetep hasilnya dua garis merah. Padahal di kebanyakan orang bilang kalo pakai tes pack pagi-pagi aja pas bangun tidur. Lah ini ????

hasil 2 dan 3 Juli 2015
       Hari minggu, 05 Juli aku dihadiahi Adit buku yang aku pengen selama ini :) buku impian :) 


Selasa 07 Juli untuk memastikan semua yang kualami, aku ke dr. M. Maksum, Sp.OG lagi. Kebetulan hari ini beliau praktek di RS. Semen Gresik jam 2siang-4 sore. Aku minta Adit nganterin, biar dia tau apapun hasilnya. Dapat nomer antrian 8 lamaaaaa rasyanya (enggak sabar). Setelah kujelasin, kalo udah 2 garis merah, barulah aku di USG. Subhanallah alhamdulillah ya Allah, Tuhan sang pemberi hidup. Sudah ada kantung rahimnya. 19mm itu ukuran apa berat baby nya ya (lupa)  dan yang lebih kaget lagi udah berumur 5 minggu 4 hari. Dalam hati bilang "ya Allah terimakasih telah memberi secepat ini, di saat yang tidak disangka-sangka". 

Subhanallah tgl 7 juli usianya 5 minggu 4 hari :)
    Trus aku tanya pantangan makannya apa, harus gimana setelah ini, maklum lah masih kaget nih akunya. Makan yang kayak biasanya 4 sehat, dan banyak minum air putih. Aku tanya "Dok, boleh enggak makan kayak petis-petis gitu, tahu tek, rujak atau mungkin makanan seperti kupang?" (ini pertanyaan penting banget ya buat aku bahahaha). Dijawabnya "sebenernya makanan itu enggak kenapa-kenapa kalo dimakan. Hanya jangan yang di dapatkan di Gresik, karena industrinya kuat banget polusinya. Takutnya kena logam berat pada makanan-makanan seperti itu. Dan hindari makan kecut dan pedas." Hiks pedasnya ini yang berat :( Setelah itu dikasih resep obat yakni vitamin dan penguat kandungan. 


Pulangnya dari rumah sakit aku banyak berfikir. Aku menyesal kenapa pas buka puasa kapan hari aku dengan lahapnya menyantap mie setan level 1, belum lagi belum lama ini aku makan ceker setan yang pedasnya alamaak kebangetan. Pas malem2 aku nraktirin anak-anak bakso, aku ngasih banyak jeruk nipis dan full sambel di mangkok baksoku :( aku juga sempet makan pentol pinggir jalan padahal sebelumnya aku komitmen untuk enggak makan begituan selama program hamil. Aku beneran nyesel :( Maaf ya nak ...

Tapi aku bangga pada baby ku. Dia hadir saat kerjaan ibunya bejibun tanpa mengurangi produktifitas ibunya. Aku masih bisa bangun dini hari buat ngerjain sesuatu, aku masih bisa kesana kemari, tiap hari otak dibuat mikir dan mikir, aku masih sering nginep di kantor. Padahal dari buku yang aku baca, pas proses terjadinya tuh seluruh oksigen dalam darahku dipacu untuk bisa menjadikan janin. Pantesan kadang sekali-kali aku keliyengan, pusing enggak karuan, kadang aku kayak mau muntah tapi gk jadi muntah, kadang sekali-kali aku lemes --> maaf ya tim AVATAR, kadang kalian cerita mataku berkunang-kunang :( 

     Tapi hebatnya lebih seringnya aku fit, sehat, lincah dan masih bisa makan apapun. Masih bisa kerja dan beraktifitas sana sini kogh. Paling keliyengan 2-3 jam gitu aja. Kukira gegara akunya puasa. Ketika ibuku kuberitau berita ini langsung sms tanya apa pusing dan bisa makan? Kujawab aku tetep bisa makan asal sesuai selera. Ibuku jawab "Harus bersyukur, itu berarti kebal dan kuat. Biasanya (orang hamil itu), pengen muntah dan enggak enak badan. Kalau kamu (masih) enak makan itu termasuk kuat". Mungkin memang yang kutau diluar sana banyak ibu-ibu di awal kehamilan mual berat sampai enggak bisa ada makanan yang masuk. Hmm berarti hebat kau nak. Tidak sekalipun engkau merepotkan Ibu di saat-saat seperti ini. Ibu sudah jatuh cinta denganmu sejak dua garis merah. Maafkan Ibu terlambat mengetahui kehadiranmu. 

     Terimakasih ya Allah atas nikmat di bulan Ramadhan ini :) Banyak aku dengar cerita bertahun-tahun pasangan suami istri lama enggak bisa punya anak dan melakukan apapun sampai program bayi tabung yang mahalnya kebangetan. Ikhtiarku kemarin-kemarin mungkin enggak ada 1%nya usaha ibu-ibu diluar sana yang berharap banget pengen momongan. Hanya selang hitungan bulan setelah Maret aku program hamil, Allah kasih di saat seperti ini dan di kondisi seperti ini. Nikmat manakah yang kau dustakan?

      Love u baby kecilnya Ibu..yang sedang bersemayam di tempat kokoh, bersama terus sama Ibu sampai tiba jua saat kita bertemu :)




AnggraeniSepti 09 Juli 2015
Tidak ada komentar:
Kamis, 02 Juli 2015

bertubi-tubi

Tahun ini sepertinya menjadi tahun yang melelahkan. Sy harus pelatihan setiap senin-kamis ke Surabaya sepulang kerja. Dan tiap Jumat dari jam 18-21 sy juga ada diklat yang membuat otak dituntut berfikir dalam. Setiap hari harus PP Gresik-Surabaya dan sebaliknya di malam hari. Sampai suatu saat finish sudah pelatihan selama sekitar 4 bulan, dan diklat pun juga berakhir (durasi 02 November 2014 s/d 17 April 2015) dan ditetapkan ujian kepengajaran diklat terjadi hari minggu 10 Mei 2015. Saya sangat menantikan ujian kepengajaan ini. Jujur iya. Karena apa? saya ikut pelatihan ini prosesnya lama dan panjang banget yak. Capek? pasti. Kadang jenuh karena harus PP tiap hari? pastinya. Apalagi bulan-bulan diklat itu adalah musim penghujan. Bisa dibayangkan jika saya harus PP dan pulang malam ke Gresik sendiri dan hujan sedang sangat lebat dan jalanan banjir dan.... :O #panjang
Selama menunggu jeda sampai ujian, saya belajar terus dan terus. Hampir selama 2 minggu saya tiap jam 02.00 bangun dan belajar sampai shubuh. Setiap hari selama 2 minggu. Ini belum lagi ngurusin kerjaan di kantor yang bejibun juga. Yang bikin diklat, nyiapin materi, ngajar, dll banyak. Huaaah capek sungguh :(
Dan setelah pelatihan usai, ujian kepengajaran diklat usai, kerjaan mulai teratur dan menanti kerjaan yang lebih menyita waktu, saya akhirnya refresh otak sejenak. Tau kemana? Enggak jauh2 kogh. Cuman wilayah JawaTimur aja. Kemana sih? hehe.. ke kota Batu. Yeyyy :D
Dan sy sejak awal bilang ke Adit, kalau sy sudah ujian kita pergi bentar ya. Hmm, dia alhamdulillah meng iyakan. Mungkin dianggapnya sebagai balasan kerja keras sy dalam belajar tiap malam yang membuat kasur penuh dengan kertas, sketsa, tulisan kepengajaran dll. Iya sih, tiap malam selama 2 minggu saya harus tidur dengan kertas-kertas. :) dan tidak mengerjakan pekerjaan rumah sama sekali :) iya, enggak.. :) #maafadit
Kita 17 Mei 2015 berangkat pagi sehabis shubuh dari Gresik, harapannya nyampe Batu mungkin masih pagi, bisa sarapan dan muter-munter bentar. Dan sampailah kita pada tujuan. Yayyy MUSEUM ANGKUT :D
Sekitar jam 7-8 pagi kita udah nyampe. Oh alangkah kagetnya kalau ternyata jam buka Museum Angkut adalah siang jam 11 atau 12 gt, lupa.. Huift. Nunggu dong. Kemana? Enggak jelas juga hehe. Ok target 1 adalah nyari sarapan. Ah ada bakso, yaudah itu aja. Trus keliling-keliling mulai alun-alun Batu dll. Enggak jelas deh pokoknya. #efekkurangdirencanakan :D
wajah menunggu :p
Dan ini dia akhirnya hiburan sy dan adit :)










pulang ashar, dan maghrib tiba di surabaya, dan isya' sampai rumah :)
melelahkan :)
Tidak ada komentar:
Selasa, 17 Maret 2015

Berkenalan dengan TORCH (dan terutama CMV)



Karena sedang program kehamilan, saya akhirnya ke dokter Obgyn pertama kali. Hal ini mengingat nenek saya pernah ada masalah di rahim yang 'katanya' tumor jinak namun akhirnya operasi dan rahimnya diangkat. Ibu saya pun tahun 2014 kemarin ada myom di rahimnya yang menyebabkan beliau haid berbulan-bulan tanpa henti meski dikiret dan pengobatan dokter lainnya. Yang akhirnya operasi dan rahimnya diangkat juga tepatnya di RS Darmo Surabaya. Makanya saya parno, saya ingin meyakinkan diri bahwa saya sehat. Tanggal 02 Maret 2015 saya mendatangi Obgyn di RS. Semen Gresik. Sebenernya pengen nanya juga juga tentang kesuburan. Namun di RS Semen Gresik tidak ada Obgyn dengan subspesialis Fertilitas Endikronologi Reproduksi (Sp.OG-KFER). Obgyn dengan subspesialisasi ini memahami tentang hormon dan kesuburan. Yaudahlah tahap I dulu pikir saya. Setelah di USG, Alhamdulillah ukuran dan bentuk rahim saya normal. Tidak ada kista dan myom. Lalu saya minta dokter membuatkan pengantar ke Laboratorium untuk tes TORCH. Awal perkenalan saya dengan istilah TORCH adalah dari Rumah Ramah Rubella. 

TORCH
TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma Gondii, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex virus II (HSV). TORCH TIDAK bahaya jika diderita selama ia TIDAK mengandung. Namun, bagi ibu mengandung, TORCH ini sangat jahat karena bisa menyebabkan keguguran, bayi lahir dengan organ tubuh yang belum sempurna, dan cacat bawaan. Dampak TORCH pada bayi yang terinfeksi selama dalam kandungan di antaranya: gangguan syaraf, mata (in most cases katarak congenital), pendengaran (in most cases profound hearing loss), paru-paru, jantung, motorik, kognitif, hidrosepalus, dan mikrosepalus. Ada juga yang sampai menyebabkan retardasi mental.


Siapa yang memerlukan pemeriksaan TORCH?
1.  Wanita yang merencanakan kehamilan 
2    2. Wanita yang baru/sedang hamil bila hasil sebelumnya negatif atau belum diperiksa, idealnya dipantau setiap 3 bulan sekali
3    3. Bayi baru lahir yang ibunya terinfeksi pada saat hamil

Diagnosis berdasarkan pengamatan gejala klinis sulit dilaksanakan, sehingga diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk mengukur antibodi IgM atau IgG terhadap TORCH, antara lain :
  • Anti-Toxoplasma IgM dan Anti-Toxoplasma IgG (untuk mendeteksi infeksi Toxoplasma)
  • Anti-Rubella IgM dan Anti-Rubella IgG (Untuk mendeteksi infeksi Rubella)
  • Anti-CMV IgM dan Anti-CMV IgG (untuk mendeteksi infeksi Cytomegalovirus)
  • Anti-HSV2 IgM dan Anti-HSV2 IgG (untuk mendeteksi infeksi virus Herpes)

Tanggal 06 Maret 2015 saya ke Lab, dan diambil darah 3 tabung kecil

setoran ke Edward Cullen



Harga Tes TORCH
Ini di Lab Parahita Gresik, saya juga hunting di Pramita Surabaya dan harganya tidak jauh berbeda.

harga tes TORCH


Nah setelah dinanti, akhirnya keluarlah hasil lab saya. Saya langsung tertuju pada tulisan POSITIF di kertas itu. Terbelalaklah mata saya. IgG anti CMV positif!!!






Lalu saya googling habis-habisan ketemulah di SINI
Begini cara membaca hasilnya
  1. Periksalah serum untuk mencari ada tidaknya IgG spesifik untuk parasit/virus TORCH. Bila hasilnya NEGATIF, berarti Anda tidak pernah terinfeksi TORCH. Bila POSITIF, berarti pernah terinfeksi. Note: (periksa Anti-Toxoplasma IgG, Anti-Rubella IgG, Anti-CMV IgG, Anti-HSV2 IgG). Tes IgG itu untuk meriksa apakah pada masa lalu si pasien pernah kena infeksi.
  2. Bila IgG POSITIF, maka untuk menentukan kapan infeksi tersebut, Anda harus melakukan pemeriksaan serum untuk mencari ada tidaknya IgM parasit/virus TORCH. Tes IgM ini fungsinya untuk memeriksa apakah saat ini si pasien terinfeksi TORCH.
  3. Bila IgG Positif dan IgM Negatif : Anda telah terinfeksi lebih dari setahun yang lalu. Saat ini anda mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadap parasit itu. Anda tidak perlu khawatir untuk hamil.
  4. Bila IgG Positif dan IgM juga Positif: Anda tengah mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir. (mungkin pula ada false pada hasil IgM). Anda harus catat berapa angka IgM tersebut.
  5. Selanjutnya Anda harus melakukan lagi pemeriksaan IgM (kalau perlu sekalian IgG) setelah 2 minggu dari pemeriksaan pertama.
  6. Bila IgM tetap Positif atau malah naik angkanya, berarti anda sedang terinfeksi TORCH. Sebaiknya anda sembuhkan dulu infeksi ini baru kemudian mulai hamil.
Alhamdulillah meski positif, tapi itu masa lalu.Kalo pengen tau bedanya IgG dan IgM secara spesifik, bisa mampir ke SINI

Karena CMV saya positif (meski dulu), lalu apa itu CMV? saya googling nemu yg pas di SINI
CMV adalah virus yang masih 1 keluarga dengan Herpes. Virus ini biasanya nggak terlalu berbahaya pada orang dewasa. Yang nyebelin adalah sekali ada CMV dalam tubuh kita, virus itu akan tetap berada dalam tubuh kita selamanya. Dengan kata lain, virus ini belum ada obatnya. Kebanyakan infeksi CMV pada orang dewasa yang sehat itu nggak menunjukkan gelaja. Gejala (kalau ada) pun hanya ringan misalnya pegal-pegal, demam, nggereges/meriang, dan sendinya ngilu. Gejala nya memang mirip dengan masuk angin biasa. That's why sering kali keberadaan CMV dalam tubuh nggak disadari. Sedangkan, pada orang dewasa yang daya tahan tubuh/kekebalan tubuh rendah, gejala CMV bisa berupa penurunan kemampuan penglihatan, diare, pneumonia, luka di lambung, kejang, peradangan otak, dan bahkan koma.

Karakter Cytomegalovirus / CMV
Meskipun sama-sama berada dalam satu kelompok TORCH, karakter CMV menurut saya cukup unik. Karakter CMV berbeda dengan Rubella. Rubella, jika kita sudah terkena, tubuh kita akan membentuk antibodi/kekebalan terhadap Rubella. Antibodi ini biasa kita sebut dengan IgG dan IgM. Antibodi Rubella yang terbentuk ini bersifat protektif. Artinya, antibodi ini akan melindungi kita terhadap virus Rubella yang di kemudian hari menyerang kita sehingga kecil kemungkinan kita akan terserang Rubella lebih dari satu kali. Kalau pun memang terserang lebih dari satu kali pun, dampaknya nggak senakal infeksi pertama. CMV berbeda. Antibodi CMV yang sudah terbentuk dalam tubuh kita nggak bersifat protektif, namun dormant (inactive). Artinya, CMV dalam tubuh kita hanya bobok-bobok cantik dan nggak bisa melindungi tubuh kita dari infeksi CMV di kemudian hari. Maka dari itu, CMV selalu bisa untuk reaktivasi atau menjadi aktif kembali.

Penularan CMV
  1. Ibu hamil ke janin. Kalau penularannya seperti ini, perkembangan janin akan terganggu sehingga bisa mengalami gangguan pendengaran, retardasi psikomotorik, mikrosefali, katarak bawaan, dan lain-lain.
  2. Di kamar bayi. Banyak kasus bayi terinfeksi CMV di kamar bayi. Biasanya ini terjadi di rumah sakit yang belum punya fasilitas supaya bayi bisa rooming in / sekamar dengan ibunya. Jadi bisa saja ada bayi yang memang sudah terinfeksi CMV sejak dalam kandungan ibu nya. Lalu CMV bayi tersebut menular ke bayi (yang sebenernya sehat) lainnya di kamar bayi. Menurut dokter, idealnya untuk mencegah penularan di kamar bayi, perawat wajib memakai alat pelindung diri (sarung tangan dan masker) saat bersentuhan dengan bayi dan wajib mencuci tangan setiap akan mengurus bayi lain. Berapa banyak perawat yang melakukan itu? Pasti di luar sana masih ada yang kurang disiplin. Jadi, please, nurse, if you read this, lakukanlah prosedur yang tepat saat menghandle bayi di kamar bayi. Perihal kamar bayi ini juga bisa menjadi pertimbangan untuk para ibu hamil yang akan melahirkan bayinya. Mungkin akan lebih aman melahirkan di rumah sakit yang sudah punya fasilitas rooming in.
  3. Cairan tubuh penderita: urine, percikan air liur, ingus. Ini bisa terjadi pada siapa saja. Misalnya saat anak kita share mainan dengan anak lain yang kebetulan terinfeksi CMV. Biasanya anak (di usia tertentu) suka memasukkan mainan ke mulut. Kalau mainan anak dengan CMV yang sudah terkena air liur itu diemut oleh anak kita, itu bisa jadi jalan penularan CMV. Contoh lain misalnya kebiasaan orang asing (tetangga/pengunjung/dll) yang gemas dengan bayi kita lalu menciuminya di pipi. Ini juga bisa jadi jalur penularan CMV karena pipi dekat dengan mulut sehingga kalau orang yang mencium terkena virus, virusnya bisa dengan mudah masuk ke mulut bayi. Jadi memang kadang ibu perlu untuk protektif terutama kalau anak masih bayi. Dalam seminar yang diliput oleh Detik Health , dokter juga menyampaikan tentang larangan akan kebiasaan cium-mencium bayi di mulut/bibir ini. Liputan lengkapnya bisa dibaca di SINI
  1. Hubungan seksual. Berhubung hubungan badan bisa jadi salah satu jalur penularan, kalau istri terinfeksi sebaiknya berkonsultasi ke dokter dulu, apakah mungkin ada tindakan medis yang perlu dilakukan. Jangan sampai berefek pingpong ke suami.
  2. Transfusi darah dan transplantasi organ. Donor darah juga sangat marak dan itu sangat baik. I totally support that! Tapi kalau kita terinfeksi CMV, sebaiknya nggak mendonorkan darah kita ya.
As what I've stated before, CMV paling doyan masuk ke tubuh yang sedang drop daya tahannya. Jadi sebenernya ada beberapa hal sederhana tapi penting yang bisa kita lakukan untuk mencegah infeksi virus Cytomegalo. Yeay! :)

Pencegahan CMV
  1. Cuci tangan dengan air dan sabun selama 15-20 detik, terutama setelah: mengganti popok, menyuapi anak, menyeka ingus atau air liur anak, dan memegang mainan anak (yang diemut/terkena air liur).
  2. Jangan berbagi makanan dan minuman serta peralatan makan yang dipakai oleh anak.
  3. Jangan meletakkan empeng/dot anak di mulut kita.
  4. Hindari kontak air liur saat mencium anak. (lagi-lagi) :))
  5. Bersihkan mainan, benda, atau permukaan yang terkena air liur atau urine anak.
Pengobatan CMV
  1. Untuk janin di dalam kandungan yang terinfeksi CMV dari sang ibu --> nggak ada obatnya. Hiks.
  2. Untuk bayi yang baru lahir dan diketahui punya infeksi CMV yang cukup berat --> ada opsi untuk pemberian Gancyclovir. Bukan untuk menghilangkan virus Cytomegalo seluruhnya, tapi untuk menekan virus supaya nggak semakin jahat ke tubuh anak. Tapi, WAJIB berkonsultasi dulu dengan dokter ya. 
  3. Berbeda dengan Rubella yang bisa dicegah dengan vaksinasi MMR, belum ditemukan vaksin untuk mencegah CMV.
  4. Saya ingetin sekali lagi ya, jaga kebersihan dan daya tubuh sampai saat ini masih jadi hal yang paling penting dan paling memungkinkan untuk mencegah infeksi CMV pada ibu hamil, dewasa yang nggak hamil, dan anak-anak. :)))

Pencegahan TORCH secara umum dari SINI
  1. Lakukan pemeriksaan terhadap binatang peliharaan anda dirumah, seperti kucing, burung, ikan, kelinci dan anjing untuk mengetahui apakah mereka memiliki infeksi aktif atau tidak. Jika binatang peliharaan anda ternyata memiliki infeksi aktif, titipkan mereka ke tempat pemeliharaan atau pada teman sekurang kurangnya selama 6 minggu (yaitu dimana masa infeksi dapat ditularkan). Jika mereka bebas dari infeksi ,biarkan mereka seperti biasanya dengan tidak membiarkan mereka memakan makan daging mentah,pergi keluar rumah,memburu tikus atau burung, atau bermain dengan bintang lain.
  2. Mintalah seseorang untuk membersihkan kandang dan kotorannya. Bila anda harus melakukannya sendiri, gunakan sarung tangan dan cuci tangan anda setelah selesai. Kandang harus dibersihkan setiap hari karena oosit yang memindahkan penyakit akan sangat menular dengan berjalannya waktu.
  3. Gunakan sarung tangan jika anda berkebun. Jangan berkebun ditanah yang terkena kotoran kucing, juga jangan biarkan anak bermain di pasir yang terkena kotoran kucing.
  4. Cuci buah dan sayur terutama yang ditanam sendiri dengan sabun pencuci piring, bilas bersih bersih.
  5. Jangan makan daging mentah atau daging yg kurang matang atau susu yang tidak di pasteurisasi. Bila anda ke restoran pesanlah daging yang matang penuh.
  6. Termometer daging yang anda masak atau rebus. Minimal harus menunjukan 70ยบ C. (Kista ini di lingkungan dapat hidup sampai beberapa bulan. dan dia tahan terhadap desinfektan, freezing, and drying. tapi dia akan mati pada suhu 70 derajat C dalam 10 menit).
  7. Jika anda sedang hamil lakukan pemeriksaan rutin untuk menghindari dan mengatisipasi jika terkena toksoplasma.

Semoga bermanfaat :)
Tidak ada komentar: