Belajar SEO untuk Blogger Pemula

 

Kali ini aku libur nulis mengenai parenting dan jalan-jalan. Bulan ketiga tahun 2021 aku bersyukur berkesempatan belajar SEO dari seorang senior SEO content writer bernama kak Ardan pemilik blog www.jumardanm.com. Beliau menjadi mentor aku untuk review (lagi) ilmu SEO untuk blogger pemula.

 

Keburu ilmunya ilang, jadilah aku tuliskan disini. Sekalian kalo lupa bisa dibuka lagi. Ilmu SEO ini aku terapkan di tulisan terakhir aku. Alhamdulillah di cek oleh kak Ardan sampe detail, dikasih masukan per paragrafnya. Padahal kelas ini gratis gaes dari komunitas ISB, hiks terharu -.- Makasih kak, atas malam-malam penuh makna melalui bincang virtual.




Apa sih SEO?

SEO adalah kepanjangan dari Search Engine Optimization yang artinya kita mengoptimasi konten agar bisa nangkring di halaman pertama mesin pencarian saat user mengetik kata kunci. 


Gampangnya bagaimana kita mengoptimasi tulisan agar algoritma google “menyarankan” blog kita sebagai jawaban dengan menempatkan artikel pada halaman pertama.

 

Kenapa sih harus belajar SEO? Dengan seringnya artikel blog kita masuk dalam halaman pertama mesin pencarian, maka traffic blog kita akan naik pula. 


Tentu saja traffic tinggi tentu menjadi harapan blogger, agar tulisannya bisa bermanfaat seluas mungkin.

 

Ya kan sayang, tulisan kita yang informatif nggak terdeteksi oleh google. Gimanapun orang-orang hari ini cari info apa saja melalui mesin pencari. Hal ini karena 274 juta orang Indonesia terkoneksi dengan internet loh.

 

Makanya makin kesini, makin banyak pemberi job melihat blogger sebagai sesuatu yang bisa diajak kolaborasi untuk mempromosikan brand mereka. Kalo trafficnya rame, klien juga seneng ngajak kerjasama kita.

 

Bahkan kita bisa beriklan 24jam/7hari selama blog kita eksis. Entah beriklan sebagai diri sendiri (personal branding) atau karena bisnis yang kita kerjakan.

 

Pada halaman mesin pencari itu ada tampilan bar si keyword, kalo keyword banyak yang cari biasanya berisi iklan, dibawahnya ada konten-konten organik yang dibikin secara SEO. 


Terus sebenarnya para pembaca hanya fokus di bagian atas. Inilah yang yang disebut Google Heat Map (F).


SEO-blogger
area mata "panas" pembaca. Sumber poto : presentasi Kak Ardan

Kalo mata pembaca sudah menemukan konten yang dicari di area panas, dibagian atas kanan, yasudah pembaca nggak notice lagi konten setelahnya. Kita saja kalo cari di google paling mentok sampe di halaman 2. Tul gak?

 

Yakinlah, jika semua konten dioptimasi melalui SEO, maka pasti semakin meluas pula manfaatnya untuk pembaca. Sebelum kita bahas detail kaidah SEO untuk Blogger Pemula, kita simak bagaimana sih cara mesin pencari bekerja.

 

Mengetahui Cara Mesin Pencari Bekerja

Ibaratnya search engine seperti perpustakaan raksasa yang punya laba-laba yang akan memasuki setiap halaman di blog kita. 


Ketika pembaca datang dengan pertanyaan atau kebutuhan informasi si search engine sudah punya data-datanya informasi apa yang relevan buat pembaca. 


SEO-blogger
sumber poto : presentasi Kak Ardan


Untuk memudahkan memahami, yuk simak video di bawah ini ya

 



 

SEO itu bukan Apa yang Kita Pikirkan

Ini adalah mantra yang disampaikan oleh kak Ardan. Bahwa SEO itu bukan apa yang kita pikirkan, tapi apa yang orang lain butuhkan. Maksudnya, konten kita ini dibutuhkan pembaca nggak sih? 


Maka untuk tahu konten apa yang dibutuhkan orang kita bisa ngecek melalui keyword. SEO memanfaatkan pertanyaan pada kebutuhan informasi pembaca.

 

Namun jika kamu punya ide yang nggak relate sama pembaca bagaimana? Tetap bisa diimplementasikan, kalo konten di optimasi secara kata kunci/keyword. Keyword adalah frasa yang diketikkan orang pada mesin pencari.


sumber poto : presentasi Kak Ardan


Riset Keyword

Ada 2 hal mengenai keyword yakni main keyword dan long tail keyword. Contohnya :

Main keyword : merawat orangtua lanjut usia

Long tail keyword : cara merawat orangtua lanjut usia dengan alzheimer

Jadi long tail keyword adalah keyword turunan dari keyword utama.


sumber gambar : https://unsplash.com/photos/vZJdYl5JVXY

Kita bisa lihat tulisan kita bakal dibaca banyak orang apa enggak, ya tentu harus jeli menentukan keyword. Untuk tahu keyword apa yang sering muncul di google, ada 3 tools yang bisa dimanfaatkan, dan gratis. Diantaranya :

 

Google trends

Contoh keyword cara mengatasi jerawat. Ketik saja keyword tersebut melalui google trends dan kita bisa lihat datanya. 


Jika dilihat dari grafik secara berdasarkan waktu, tanggal,  meskipun ada naik turun, secara keseluruhan ide untuk bikin konten mengatasi jerawat tetap stabil. Intinya tema tersebut masih dibutuhkan banyak pembaca.




Kita bisa juga membandingkan dengan long tail keyword “cara mengatasi jerawat di jidat” untuk memfokuskan. Lihat gambar di bawah. Kalo warna biru mengatasi jerawat, kalo yang mengatasi jerawat di jidat warna merah. Ternyata hasilnya mengatasi jerawat lebih banyak dicari daripada di jidat. Jadi kita bisa membandingkan 2 keyword.




Ubersuggest

Yang menarik ubersuggest bisa ditampilkan perform kompetitor. Jadi kita bisa belajar dari kompetitor, misalnya dari konten yang mereka punya bisa kita tambahkan dengan menceritakan lebih personal. Ubersuggest juga gratis dan nggak harus login.

 

Intinya semakin rendah search volume semakin besar untuk menang. Tipsnya kita ngincernya keyword yang rendah dulu saja. Jika misalnya mengatasi jerawat sudah menang, bisa kejar keyword lain, biar kemungkinan menang besar.

 

Google

Selain 2 tools diatas ada juga tools kalo lagi males, ketik saja di google, dibawah ada kata kunci yang bisa dimanfaatkan yakni penelurusan terkait.

 

Keyword sebaiknya 3-5% dari total jumlah kata keseluruhan artikel. Karena jika lebih dari 5% entar nggak baik dimata mesin pencari dikirain spaming alias nyampah.

 

Biar SEO minimal berapa kata? Minimal 500 kata. Soalnya khan kita blogger, tentu punya pengalaman yang bisa diceritakan, jadi pasti bisa lebih dari 500 kata.

 

Dimana Keyword Diletakkan?

URL

Secara umum elemen SEO paling dasar ada pada URL. URLnya bisa singkat agar mudah dibaca tapi memenuhi kata kunci. Dan juga jangan sampe terpotong juga, minimal 50-60 karakter. Selain itu jangan menggunakan angka pada URL dan gunakanlah huruf kecil.

 

Meta Title

Jika di blogspot meta title ya judul itu sendiri. Panjang judul nggal lebih dari 60 karakter, karena jika lebih akan hanya terlihat titik titik di halaman mesin pencari.

 

Untuk formatnya, keyword utama ditempatkan di awal kalimat. Baru deh kata penjelasnya. Misalnya keyword yang mau kita bidik cara mengatasi jerawat. Long tail keywordnya yang paling ampuh. Maka jadinya “Cara mengatasi jerawat yang paling ampuh”. Kalimat “paling ampuh”nya diletakkan di belakang.

 

Selain karakter, judul juga harus unik dan menjawab pertanyaan pembaca. Jangan klik bait nanti pembaca kecewa dan mudah nge-close konten.

 

Meta Description 

Dulu Meta Deskripsi ini nggak aku aktifkan. Setelah tahu berpengaruh pada SEO jadi aku aktifkan. Letaknya di dashboard sebelah kanan. Format penulisannya : keyword utama ditempatkan di awal kalimat, natural dan menggunakan kalimat aktif.

 

Deskripsi yang baik adalah yang penting nggak spam, panjang 50-160 karakter, untuk blogspot 150 karakter. Lebih dari itu jatuhnya titik titik pada mesin pencari.


meta deskripsi pada blogger


Heading Sub Heading

Dibuku pasti terdapat judul dan sub judul. Dalam blog, sub judul adalah heading di artikel kita. Tujuannya agar lebih mudah dibaca, relevan dan bikin jeda pembaca.

 

Mungkin pembaca langsung cari langsung yang dibutuhkan, dengan heading membantu pembaca menemukan apa yang dicari. Mereka juga nggak capek baca dari awal sampe akhir. Heading juga bikin konten kita lebih terstruktur dan lebih mudah dirayapi oleh mesin pencari.

 

Image Alt Text

Jangan pernah lupa mengedit dan juga menuliskan keterangan pada image alt text pada gambar/poto artikel kita. Caranya edit di logo bergerigi setelah upload gambar. Untuk penulisannya seperti dikasih tanda (-) jangan spasi. Jika menggunakan spasi terpisah, jadinya nggak satu frasa dalam mesin pencarian.

 

Lalu masukkan keyword utama tadi. Hal ini untuk memudahkan spider untuk cari blog kita. Selain itu pembaca juga bisa mencari tulisan kita dari gambar yang telah dioptimasi.

 

100 kata pertama

Jangan lupa menyelipkan kata kunci pada paragraf pertama, terutama pada 100 kata pertama. Selain itu letakkan pula pada kesimpulan.

 

Manfaatkan Hyperlink

Tujuannya memanfaatkan hyperlink adalah untuk membangun reputasi blog. Tidak hanya itu, dengan menambahkan hyperlink membuat reader membaca lebih banyak atau explore halaman lebih banyak.

 

Internal link nggak terlalu besar nilainya dibanding kan dengan external. Internal link biasanya ditunjukkan pada kalimat “baca juga”, “disini dan disini”, intinya ngelink ke artikel kita yang lain.

 

Sementara external link adalah link yang mengarah ke blog orang lain, bisa juga balik kita sendiri (blog yang lain misalnya medium atau media sosial). Nilainya lebih karena saling mengendors satu sama lain. Misalnya blog halod*c nge-link ke blog kita tentu akan lebih bernilai.

 

Penggunaan Https

Blog buruk salah satunya dilihat dari secure atau tidak. Jika http saja maka ini dinilai belum secure. S pada Htpps berarti Secure. Contohnya blog https://www.anggraenisepti.com/ (ada s nya khan pada Httpsnya)

 

Kecepatan blog

Jika blog kita loading lama, ya pembaca bakal ninggalin page kita. Akhirnya konten nggak kebaca dan bounce rate pada google analytic tinggi. Untuk tahu kecepatan blog bisa cek di PageSpeed Insights.

 

Agar blog kita nggak berat kita bisa mengompres gambar.

 

Mobile friendly

Pembaca blog banyak yang menggunakan media ponsel. Jadi sebisa mungkin blog kita harus disetting mobile friendly.


susunan artikel yang sesuai kaidah SEO. Sumber : presentasi kak Ardan - ISB Course


Kualitas Konten

Cara ini memang cocok untuk kita yang nggak mudeng amat sama bahasa pemrograman. Maka konten inilah yang bisa kita optimasi. Bagaimana bikin konten yang baik ? Patuhi google EAT (Expertise, Authority dan Trust)

 

Expertise : ahli pada satu bidang. Misalnya blog kita sering mengulas parenting, maka google pun menganggap blog kita ahli pada masalah parenting. Selain itu gunakan fakta dan angka, misalnya pada tema kesehatan.

Authority : penulis yang kredibel dan konten unik. Unik disini maksudnya original dan terbaru.

Trust : Informasi jelas pada blog dan konsistensi.

 

Bila perlu, pelajari konten kompetitor dan tanyakan ke diri sendiri, nilai tambah apa yang bisa kita berikan pada postingan? biar beda dengan yang lain. Agar memanjakan pembaca dan mereka betah berlama-lama di blog kita.

 

Misalnya biar beda dengan yang lain dikasih image yang bagus, diberi gift biar lucu, video yang ukurannya nggak berat atau beberapa infografis. Jika lebih personal tentunya ada nilai tambah buat reader.

 

Tips lainnya :

Paragraf jangan terlalu panjang. Minimal 3-5 kalimat per baris (biar pembaca dari ponsel ngerasa nggak kepanjangan), mengacu pada PUEBI dan nggak ada typo. Bikin konten yang komprehensif (saling keterhubungan satu dengan lainnya).

 

Terakhir pembaharuan konten secara berkala alias update tulisan. Apalagi konten lama tersebut nggak ada headingnya, keywordnya nggak beraturan, atau kurang lengkap, ya nggak papa di-update saja.

 

Aku pernah update tulisan yang awalnya nggak tahu ada dihalaman berapa google (atau bahkan nggak kedeteksi ya, hiks) setelah aku rapikan heading dan kata kunci, jadi melesat ada di halaman 2 google.


sumber gambar : https://unsplash.com/photos/eveI7MOcSmw


Kesimpulan

Jadi itulah beberapa kaidah SEO untuk Blogger Pemula yang bisa kita optimasi. Sehingga faktor penting dalam rangking google adalah riset keyword, memanfaatkan hyperlink, penggunaan Https, kecepatan blog, mobile friendly, kualitas konten dan melakukan pembaharuan secara berkala.

 

Tidak ada yang lebih penting satu dan yang lain karena semua saling menunjang. Semoga dengan terbiasa menerapkannya, traffic blog kita makin ramai dan pageview-nya pun makin melesat. Amin.

 

Apakah diantara poin SEO untuk Blogger Pemula diatas, ada yang pernah kamu terapkan? Atau kalian ingin menambahkan yang kurang? Yuk sharing di kolom komentar.

29 komentar

  1. Wah, ilmu banget ini.. izin mau saya bookmark, mau pelajari dan dibaca lagi terus saya terapkan nih di blog saya, Bahasanya mudah dipahami, karena saya masih sangat cetek untuk urusan SEO ini.. terima kasih mbak infonya sangat bermanfaat buat saya 🙏

    BalasHapus
  2. Wah mantep Mbak. SEO ini memang seru ya.
    Aku jadi ingat ada banyak artikel lama yang belum diupdate huhu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama kak Tri, aku juga kepikiran artikel lama banyak yang kudu diupdate :)

      Hapus
  3. Nah, sekarang harus rajin nulis artinya karena Ilmu SEOnya sudah oke

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, amin. Mba Amma, tahu aku banget deh :D makasih sudah diingatkan xixi :))

      Hapus
  4. wah #tosss saya juga belajar SEO dari Ardan

    pernah seangkatan di Danone Blogger Academy, saya nggak tahu bahwa ilmunya dalam sekali

    pas banget dengan peribahasa padi semakin berisi akan semakin merunduk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nih Ambu, kak Ardan ilmunya dalem, tapi bahasanya mudah di pahami. Wah Ambu udah kenal banget berarti ya sama Kak Ardan :))

      Hapus
  5. Wah lengkap banget buat blogger pemula kaya aku mbak. Jadi tertarik belajar SEO juga nih, abis baca tulisannya �� Makasih untuk sharingnya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mba, semoga bermanfaat ya mba :))

      Hapus
  6. Terus belajar seo dengan sendirinya maka orang akan bisa lebih mengenal blog kita.

    BalasHapus
  7. Malas untuk konsisten kalau saya mah yg selalu jadi kendala itu. Ih susah banget pokoknya. Itu kasih nama gambar aja suka dilewati. Padahal ngaruh juga ya untuk SEO ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya malah gambar nggak pernah di optimasi teh, hehe

      Hapus
  8. saya masih belum memahami seo maksimal, perlu belajar

    BalasHapus
  9. mba, thanks yaa tips seonya berguna banget dan langsung aku praktekkin nih hahaha secara aku masih meraba-raba juga soal SEO

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya emang rada mumet awalnya, tapi hepi kalo udah tahu caranya mba :)

      Hapus
  10. wah daging semua ini isi tulisannya.
    Tulisan-tulisan lama saya belum pakai heading, gambar belum di kasih alt text. Jadi mesti di update lagi ya. Tapi buanyak banget, butuh waktu juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu, aku juga banyak PR untuk update tulisan mba

      Hapus
  11. SEO ini harus diupdate dan dipraktikkan langsung ya kak. Cuma kelas aja, tanpa praktik rasanya nihil. Nanti pasti lupa lagi. Aku jadi makin nambah wawasan soal SEO. Sering-sering bahas ginian ya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Kak, harus dipraktekkan, biar lama-lama jadi insting. :)

      Hapus
  12. Asiap, terima kasih untuk malam-malam penuh maknanya, kak ^^ Oiya, bu Maria juga pernah ikutan di kelas yang sama. Kami juga pernah sekelas di DBA. Di angkatanku tiap orang punya keahlian yang berbeda. Lah, ini kenapa ngomongin DBA ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya meski kadang ngantuk, tapi Alhamdulillah temen-temen pada aktif jadi tetep seru kelasnya, hehe :) Makasih pol suhu. Semoga DBA dibuka lagi, biar aku bisa ikutan. Amin

      Hapus
  13. Beruntung banget ya bisa menimba ilmu dari kak Ardan. Aku sampai ikut 2x kelas SEO nya. Soalnya nggak khatam2 dengan ilmu seo writing ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Alhamdulillah mba, rezeki. Gratis pula, huhu terharu -.-

      Hapus
  14. Beruntung banget ya bisa dimentori kak Ardan, betul sih sebagai blogger belajar SEO itu wajib ya kalau gak ya tulisan kita tenggelam di rimba dunia Maya yg penuh persaingan ini :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayang kalo tulisan bermanfaat, nggak dirayapi google, hiks

      Hapus
  15. Harus aku save sih ini. Dr sekian banyak yg menulis SEO, aku kok lebih mudeng baca penjelasan mba Septi :)

    Trutama baru tahu yg image alt, hrs pake -, dan bukan spasi. Slmaa ini aku pake spasi wkwkwkwk.

    Tx mba. Aku memang ga terlalu mudeng Ama SEO . Selama ini nulis ya nulis aja. Tp pgn bgt belajar pelan2 menerapkan teknik SEO supaya blogku bisa lebih dikenal :)

    BalasHapus