Cita Rasa Fudgy Brownie MamaMay Snack yang Legit Menggigit

by - Sabtu, Mei 16, 2020


Sebagai orang yang bukan penghobi kuliner (eh apa sih istilahnya ini -.-), maksudnya nggak suka coba coba makanan baru, setiap seliweran makanan dengan tampilan cantik pun aku nggak mudah tergoda. Aku lebih memilih makanan yang pasti pasti aja. Pasti aku tahu rasanya, atau pasti orang juga tahu kalo makanan tersebut enak. Ini berlaku makanan berat atau sekedar kudapan.

Seketika di siang yang panas, aku harus berangkat dari Gresik ke Surabaya karena ada kerjaan. Dan sesampainya di Surabaya, sambil leyeh-leyeh aku scrolling instagram dulu, eh mataku tertuju caption panjang dari akun teman yang intinya ngenalin kalo dia memulai usaha kue yang diberi nama MamaMay Snack.





Mungkin antara laper karena puasa atau penasaran, dalam sekejab akupun pesan. Gak baca keterangan di Bio kalo ternyata harusnya order H-1, karena akunnya di privat dong. Tapi gayung bersambut, semesta mendukung, dibalaslah sama si empunya usaha kue, bahwa beliau sedang proses baking brownies (yang akhirnya kutahu namanya Fudgy Brownie) dan jam 1 siang sudah bisa kirim. 

Sejujurnya entah kenapa aku suka ngeliat para perempuan yang tetep produktif di masa sulit ini. Makanya kadang aku juga pesen produk usaha temen, meski gak buat aku, aku kirim ke teman yang lain. Ikutan dukung gitu deh ceritanya.

Sekitar jam setengah 2 siang browniesnya dikirim dan sorenya aku bawa pulang ke Gresik. Setelah buka puasa barulah aku coba.




Karena pemahamanku dalam dunia kuliner terbatas, maka brownies yang pernah aku makan hanya brownies kukus Am*nd*. Dan ternyata brownies yang kubawa ke Gresik ini merupakan brownies dengan cita rasa yang baru buatku karena Fudgy Brownie MamaMay Snack diproses dengan dipanggang. Memadukan beragam bahan sehingga menghasilkan brownies baru yang legit.  

Sebelumnya aku mau jelasin dulu dari sisi kemasan ya. Jadi, menurutku packagingnya tuh cantik banget, karena dibungkus dengan wadah kotak glossy berukuran panjang 24 cm dan tinggi 9 cm. Motifnya kembang-kembang pula, bunga mawar merekah dan tulip berukuran kecil. Ada keterangan nama produk Fudgy Brownie juga akun instagram dari stiker yang memutari tinggi wadah.




Untuk brownies di dalamnya sendiri dilindungi oleh kertas tipis dengan dua pegangan kecil untuk tangan. Jadi bisa langsung digunakan sebagai wadah saat disuguhkan. Cara membuka kemasannya juga cukup mudah karena hanya diberi penutup stiker bertuliskan MamaMay Snack. *Gak kayak kue lebaran yang dikasih solasi muter dan bikin pening, hiks 

Dan bagaimana ketika box dibuka? Hmm aroma cokelatnya sudah terasa, padahal aku masih puasa. *elus elus perut kemrucuk. Entah kenapa aroma kue tuh selalu mampu menaikkan kepekaan sel reseptor rasa di lidah. Yaelah padahal belum cicip nih. Tapi udah kebayang rasanya dari aromanya aja.




Brownies panggang ala MamaMay Snack ini tekstur tepinya mengeras, permukaannya mengkilat dan sedikit retak. Namun bagian tengahnya lembut karena dalemnya nyoklat banget. Sedikit lengket jika dipegang mungkin karena kaya akan mentega dan cokelat. Secara umum meski tepinya sedikit mengeras tapi tidak lembek. Diatasnya ditaburi topping chocochips menjadikan kudapan ini menggugah selera untuk segera dicicip.


Cita Rasa Fudgy Brownie MamaMay Snack yang Legit Menggigit

Saat adzan maghrib berkumandang langsung aku cobain dong, hmm rasanya krenyes-krenyes. Legit menggigit lumer dimulut. Meski aku tidak terlalu suka makanan manis, tapi nggak enek kok. Supaya lebih enak, aku coba menaruhnya beberapa saat di lemari es, dan ternyata malah nikmat rasanya. Coklatnya sungguh terasa. Nggak cukup cuma sekali gigitan aja.

Kue berukuran 5x4 cm ini dibuat oleh seorang bankir yang juga hobby baking, bernama Mayang Putri. Setauku emang beliau suka uprek di dapur gitu.

Karena usahanya ini masih baru, jadi kemasan boxnya belum menjelaskan secara detail mengenai produknya. Minimal disertai komposisi secara umum, karena mungkin ada beberapa orang yang cenderung menghindari bahan tertentu dalam kue, misalnya gluten.  

Juga belum ada keterangan ketahanan penyimpanan pada suhu ruang atau di dalam lemari es (seperti maksimal dikonsumsi alias tanggal expired). Apalagi disebut tanpa bahan pengawet. Tapi karena pembuatannya fresh from the oven karena made by order, jadi ya aman-aman aja sih kalo dimakan hingga beberapa hari kedepan.

Sarannya sih, mungkin besok jika usahanya semakin besar, bisa merambah ke sertifikasi produk secara profesional misalnya ijin PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan atau apalah namanya *kurang paham ekye. Agar pelanggan yakin bahwa produk tesebut aman dikonsumsi, apalagi sekarang musim wabah Covid-19 yang membuat orang lebih berhati-hati membeli makanan.

Untuk harga Fudgy Brownie ini dibandrol Rp.35.000/8 pcs menurutku udah cocok banget lah. Kebetulan aku kemarin dapat harga promo, entah nih mba Mayang apa gak rugi, huhu.




Fudgy Brownie MamaMay Snack cocok disantap sebagai takjil buka puasa. Atau di sela-sela jam makan utama sebagai momen makan selingan di saat bekerja. Di konsumsi sebagai teman rebahan atau nonton drama Korea juga asik karena memberi rasa kenyang lebih lama. Untuk cemilan anak-anak tetap aman karena tanpa MSG. Anakku -Luigi- aja suka :)

Buat yang lagi sedih, kue bantat ini bisa digunakan sebagai obat. Karena cokelat sebagai salah satu bahan pembuat Fudgy Brownie dipercaya dapat ngilangin stress, sehingga bikin suasana hati lebih baik. 

Untuk penilaian rasanya 9/10, dan jika ditanya repeat order apa enggak, oh tentu repeat dong.

Jika teman-teman ingin menjajal kudapan legit ini bisa kontak keterangan di bawah. Untuk Surabaya dan sekitarnya menggunakan kurir atau ojek daring sebagai pengiriman.




Fudgy Brownie
MamaMay Snack
Instagram : @mamamay.snc




You May Also Like

2 komentar

  1. omegoodddddd sayy, sebagai pecinta dan pakar ecek-ecek brownies, i loooveeeee so mucchhhhh fudge brownies!
    Saya dulu sampai milih jualan frozen brownies, karena dikemas kayak cokelat gitu, sulit tahu masak frudge brownies yang permukaannya mengkilap dan dalamnya lumer itu :D
    Saya pernah bikin, dulu sering sih, enak tapi biasanya permukaannya retak, nggak bisa semulus orang-orang, itu ada tehnik ngaduknya sih, dulu saya udah sempat nguasain beberapa tehnik :D

    Duuhh ngilerrrr, kangen pengen bikin brownies lagi, tapi pengennya beli bahannya di toko bahan kue, soalnya butuh cokelatnya banyak hahaha


    Btw untuk harga segitu wajar sih, karena saya dulu udah tahu bagaimana harga-harga bahan dan pelengkapnya.
    Bahkan untuk kemasan yang cantik kayak gitu, lumayan mahal tuh, belum lagi bahannya lumayan mihil-mihil.

    Aaahh ngilerrr, pengen bikin browniessss :D

    BalasHapus
  2. Kue Brownies dan Model yang megang Kue Brownies ( lihat foto diatas ) , kayaknya si Kue Browniesnya kalah pamor ama aura modelnya.hahahah.

    # Maaf keceplosan,hkhkhkhk.

    BalasHapus