Bebas Stress #dirumahaja, Mandi Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Solusinya

by - Minggu, Maret 29, 2020


Sebagai ibu rumah tangga, tentu saja banyak waktu yang dihabiskan di dalam rumah. Bangun paling pagi, menyiapkan sarapan, dan menyiapkan bahan belajar anak saya Luigi 4 tahun. Kalau bosan di rumah, kami berdua suka dolan alias bermain di luar. Mulai yang gratisan seperti pasar malam, alun-alun, taman, sampai yang mengeluarkan uang saku lebih seperti berangkat ke mall.

Saya dan Luigi sama-sama suka keramaian, bertemu banyak orang, ngeliatin lalu lalang orang saja sudah bahagia banget. Makanya jika sudah suntuk di rumah, keluarin motor, aku dan Luigi berangkat ngelayap. Jika ingin panas-panas ya ke taman, jika ingin ngadem ya ke mall. Mulai mall yang dekat sampai yang jauh sepertinya sudah kami jelajahi. Hanya permainan di mall aja sih yang belum dicobain semua. Karena lebih banyak kami jalan-jalan, dan makan lalu pulang deh.


Semua berubah sejak negara api menyerang. Eh bukan. Maksudnya, semenjak wabah virus Korona sudah sampai ke Indonesia. Setiap hari, setiap saat, setiap detik rasanya di bombardir dengan berita Covid-19. Mulai daerah persebaran, berapa yang meninggal hingga kisah sedih lainnya yang gak bisa aku tuliskan disini. Bahkan grup WA centrang centring bunyi, isinya bahas virus asal Wuhan ini. 

Semua ingin menjadi yang pertama menyampaikan berita. Hingga akhirnya Surabaya menutup fasilitas publiknya, mulai perpustakaan kota, museum, taman, hingga sang Ibu wali kota menyarankan tidak perlu ke Mall Pelayanan Publik karena semua bisa diakses melalui daring. Hari ini Surabaya sendiri melakukan lockdown lokal pada jalan-jalan tertentu. Dan himbauan untuk #dirumahAja menjadi ajakan nasional, untuk siapapun. Jika gak perlu banget gak udah keluar daripada kena Korona atau kita malah yang bawa virusnya ke orang lain.




Dengan kondisi seperti ini, apa yang terjadi dengan saya di rumah? Bosan. Saya rindu keluar rumah, kangen suasana mall, ingin window shopping dan jajan di food court. Ternyata saya tidak hanya bosan dipingit di dalam sangkar, namun kepala saya jadi sering pusing. Fisik lelah dengan banyaknya pekerjaan rumah tanpa henti, di tambah berita Covid-19 yang semakin menyeramkan. Kadang bulu kuduk dibuat merinding, detak jantung menjadi cepat, bahkan nangis tanpa tahu apa sebab pastinya. Saya hanya ketakutan akan ini semua. Saya pun mencari tahu di internet apa yang terjadi pada saya. Ternyata baru tahu bahwa saya sedang mengalami stress.  

Ini tidak bisa dibiarkan. Dampak stress ini berpengaruh pada performa pekerjaan rumah saya. Memasak sarapan menjadi gak semangat, padahal harus makan yang sehat dan bersih. Main sama Luigi juga tidak bisa totalitas. Setelah berdiskusi dengan suami, merenung malam hari, akhirnya saya melakukan beberapa hal yang akhirnya membuat stress saya bisa berkurang, bahkan semakin bahagia meski #dirumahaja

Resep Bebas Stress #dirumahAja
Kesepakatan dengan pasangan
Kesepakatan dengan pasangan ini dalam kaitannya mencocokkan agenda satu sama lain. Jika memang suami sedang ada pekerjaan diluar, kita bisa bantu siapkan apa. Jika saya yang harus keluar, saya siapkan makanan dan bahan belajar untuk Luigi. Tentu saja juga membuat protokol yang harus dilakukan setelah sampai di rumah. Seperti tidak boleh menyentuh apapun di dalam rumah, barang bawaan disemprot disinfektan, langsung mandi baru ketemu aku dan Luigi.

Membuat jadwal harian
Jujur saja, #dirumahaja membuat seakan-akan pekerjaan rumah tiada habisnya. Ya masaklah, ya nyapu, ngepel, beberes, melipat cucian kering dan lainnya. Supaya tidak merasa pekerjaan menumpuk di satu waktu, maka kita perlu susun jadwal harian. Dalam satu hari kita ada target apa saja, lalu di detailkan per jam, dan setiap malam di evaluasi. Mana yang terealisasi, dan mana yang belum, kemudian yang belum selesai, disusun lagi untuk esoknya. Dengan menyusun jadwal seperti ini, hidup jadi lebih terencana dan tidak membludak dalam satu hari. Yang akhirnya membuat kelelahan fisik.

Melakukan hal yang disukai
Yuk stop nonton televisi, yuk abaikan sementara media sosial kita. Fokus saja pada hal-hal yang membahagiakan dengan melakukan hal yang disukai. Jika terus-terusan kita mendapat berita mencekam, lalu muncul ketakutan berlebih, efeknya imun tubuh juga menjadi lemah. Maka, mari kita menciptakan kebahagiaan kita sendiri. Banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya :

Mengikuti lomba blog
Dengan mengikuti lomba blog, membuat otak saya disuruh berpikir hal yang sulit dan penting. Sehingga tidak ada waktu memikirkan berita yang jika dibaca malah membuat panik.

Memasak
Huift, sejujurnya saya ini adalah istri yang nyaman sedunia. Kenapa? Karena saya terbebas dari segala tuntutan masak memasak. Bahkan untuk sarapun yang cuma butuh porsi sedikit saja saya selalu beli, huhu. Akhirnya kondisi sekarang, makanan yang bersih dan sehat adalah yang utama. Oleh karena itu saya turun gunung dengan kembali ke dapur. Gak minat masak? Tinggal panggil memory keberhasilan masak jaman masih gadis dulu, dan taraaa masakan saya selalu ludes.

Membereskan rumah sambil mendengarkan musik
Entah mengapa, sejak kecil saya selalu suka mendengarkan musik. Belajar ditemani musik, mau tidur setel radio, bangun tidur juga. Buat saya, musik membuat tubuh menjadi lebih rileks. Saya memilih musik dengan tempo yang lambat dan dinyanyikan penyanyi solo.

Saat suami dan anak tidur, saya pun ikut tidur
Saya bukan type orang yanag mengerjakan tugas ketika yang lain tidur. Jika suami dan anak tidur, saya juga ikut istirahat dong. Kenapa? Jika mereka tidur dan saya bekerja, maka ketika mereka bangun gantian saya dong yang ngantuk. Entar malah diajak ngomong gak fokus dan menguap tanpa henti. Mending sama-sama bangun, dan mengerjakan pekerjaan/agenda dengan sama-sama semangat.

Mandi
Meski #dirumahaja jangan lupa untuk tetap mandi ya. Karena dengan mandi, selain tubuh menjadi bersih, kita pun jadi merasakan kesegaran. Apalagi mandi dengan air dingin dapat membantu sistem saraf untuk tahan terhadap stress loh. Sehingga, mandi bukan aktivitas biasa saja, melainkan ada manfaat kesehatan.

Mandi Parfum Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash
Sebelumnya saya hanya menganggap mandi adalah rutinitas memulai hari saja. Namun semua berubah semenjak mengenal Vitalis Body Wash. Saya merasakan pengalaman yang unik karena sehari bisa mandi berkali-kali. 

Vitalis menghadirkan inovasi baru yakni Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang mengandung aroma parfum di dalamnya. Jadi kita merasa seperti sedang mandi parfum, sehingga berah berlama-lama di dalam kamar mandi. Parfum dipercaya dapat membangkitkan mood dan semangat.




Ada 3 varian wangi parfum diantaranya :
Vitalis White Glow (Skin Brigtening)
Adalah varian Vitalis body wash yang dikemas warna Pink. White Glow membuat kulit cerah, lembut dan halus. Dengan aroma fruity dari perpaduan Cherry dan Raspberry, membuat wanginya soft dan mewah. Apalagi ditambah perpaduan Marsmellow & Gardenia yang dibungkus kombinasi Woody & Suede. Varian warna pink ini juga mempunyai kandungan susu juga licorice extract, sejenis akar tanaman herbal yang dapat mencerahkan kulit.




Vitalis Soft Beauty (Skin Nourishing)
Adalah varian Vitalis body wash yang dikemas warna ungu. Soft beauty membuat kulit menjadi halus dan lembut. Diperkaya dengan ekstrak buah alpukat yang kaya vitamin E, varian Vitalis body wash satu ini akan membuat kulit terasa halus dan lembab. Wangi Fruity Aldehydic, serta bunga mawar dan violet, dan juga wangi Tonka Bean& Sandalwood membuat siapapun akan betah berlama-lama di kamar mandi.




Vitalis Fresh Dazzle (Skin Refreshing)
Adalah varian Vitalis body wash yang dikemas warna hijau. Wangi aroma Bergamot, Floral Bouquet dan Musk Amber akan memberikan aroma yang segar dan fresh. Untuk varian kali ini diperkaya aktioksidan dari green tea, dan ekstrak Yuzu membantu menjaga kulit menjadi wangi, bersih, segar dan terawat.




Cara Memakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash
Tuangkan secukupnya ke tangan atau shower puff, kemudian busakan dengan menambah sedikit air. Usapkan lembut ke seluruh tubuh, dan nikmati wangi parfumnya yang memikat. Terakhir bilas hingga bersih.

Mana yang Dipilih Diantara Ketiganya
Tentu saja saya bingung menjawabnya karena ketiganya membangkitkan semangat saya setelah selesai mandi. Apalagi aroma parfum yang terkandung di Vitalis Body Wash gak ada yang nyegrak

Namun, jika akhirnya harus memilih yang sering digunakan adalah Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty. Selain karena warnanya ungu yang merupakan warna kesukaan saya, namun lebih dari itu varian Soft Beauty membuat kulit saya yang kering dan cenderung kasar menjadi halus dan lembut.



Oia, semua varian Vitalis Body Wash juga sudah mendapat label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) loh, jadi tidak usah khawatir lagi akan kehalalannya.

Untuk teman-teman yang ingin terhindar stress karena #dirumahaja, yuk cobain juga mandi parfum dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Wanginya tahan lama sehingga akan membangkitkan semangat dalam menjalani hari-hari di rumah. Jangan lupa juga melakukan hal yang disukai agar makin bahagia. Bukankah bahagia itu kita sendiri yang ciptakan?

You May Also Like

0 komentar