Bersihkan Luka dengan Hansaplast Spray Antiseptik #GakPakePerih untuk Cegah dan Atasi Infeksi

by - Sabtu, Juli 13, 2019

Bulan Juli yang lalu, Luigi saya stop les musiknya di Yamaha Music School. Hal ini karena saya merasa dia makin lama makin gak nyaman dengan suasana les. Sebenernya kalo diamati dia bisa mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan Miss-nya. Namun entahlah, setiap les selalu gak semangat. Entah malah lari-larian, atau bahkan tidur. Iya Maemunah, kamu gak salah baca, Luigi bobok di tempat les. Kalo inget bayarnya khan bikin emak makin bersungut wehehe.


Tapi berbeda saat dia bersepeda dengan teman-temannya. Setiap saya tawarkan latihan pushbike dia gak pernah nolak. Bahkan selalu bersemangat latihan pushbike meski masih mengantuk (karena latihannya jam 7 pagi). Akhirnya saya memilih kegiatan olahraga sebagai cara mengeluarkan energinya yang besar. Khan pushbike cara kerjanya didorong dengan kaki bahkan berlari. Lah Luigi suka lari-larian. Yaudah deh biar larinya ada manfaatnya juga. Dan gak nyangka di kompetisi pushbike pertamanya, Luigi juara 2 kategori intermediate. Horee

Setiap hari, setiap sore mintanya sepedaan mulu. Saya yang ngeliat aja capek loh, sungguh. Rasanya pengen ngejar dia pakai sepeda motor, saat dia lari dengan sepedanya wkwk. Emak apaan inih.

Dan sekarang dia lagi suka menantang dirinya dengan bersepeda dengan kaki “ngawang” alias mengangkat kedua kaki di jalanan menurun. Belajar menyeimbangkan tubuhnya, sesuai dengan nama sepedanya – balance bike.

(Baca juga : Balance Bike Luigi)

Bahkan sepedanya dibawa saat mudik ke Trenggalek. Latihannya di sawah dan lapangan volly, pemirsah !!! Luigi tidak hanya latihan bersama komunitasnya di Balai Kota Surabaya, tapi juga di Alun-Alun Kabupaten Gresik. Berasa bersepeda antar kota dalam propinsi ya hehe.


Luigi si pesepeda cilik dari Surabaya

Saat Luigi latihan pushbike tugas saya tentu saja mengejarnya, dia lari saya ikutan lari. Karena saya pengen memastikan dia dalam jalur yang aman, sehingga tidak jatuh. Namun, yah namanya anak-anak. Semakin dilarang, kadang semakin penasaran, ya khan? Baginya setiap tempat itu menantang. Ok baiq.

Akhirnya terkadang kaki luka alias babras, dan berdarah deh. Dan saat itulah saya seakan membutuhkan kantong doraemon untuk minta kotak P3K dalam sekejab. Tapi emak kudu realistis, masak ngayal mulu sih. Wkwk

Luka Bisa Terjadi Kapan Saja dan Dimana Saja
Banyak orang bilang kalo anak laki emang susah berhenti aktivitas. Seakan gak ada capeknya, ibarat baterei tuh ga habis-habis. Karena aktifitas bersepeda semakin meningkat, maka resiko cedera pasti lebih tinggi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, ternyata urutan proporsi terbanyak tempat terjadi cedera adalah 36,5% cedera terjadi di dalam rumah. Dan yang lebih mencengangkan lagi bahwa penyebab cedera terbanyak adalah karena terjatuh sebanyak 40,9%.

Namanya seorang Mama, luka sekecil apapun saat Luigi terjatuh saat bersepeda tidak boleh dianggap remeh dong. Pasti kudu ditangani dengan cepat dan tepat. Cepat adalah gak nunggu lama buat segera atasi luka. Tepat adalah mengatasi luka dengan cara dan media yang benar. Karena emak parno kalo terjadi infeksi. Huah makin berabe deh. Niatnya bersenang-senang dengan kegiatan bersepeda malah menambah masalah jika salah pengobatan. Hiks.

Makin masalah lagi kalo pas diobatin lukanya, Luigi nangis jejeritan gegara obat lukanya bikin perih. Ingat-ingat masa kecilku dulu pernah jatuh saat main skuter, dan bikin lutut berdarah. Sama Ibuku dikasih getah daun apa gitu (lupa). Sudah bikin perih, yang ada lukaku malah berair dan gak kunjung kering. Buat duduk sulit, buat jongkok gak bisa. Alhasil saya trauma main skuter lagi.

Aduh mak, jangan sampai saya mengulang kisah ketraumaan emaknya itu. Dulu Luigi juga pernah trauma bersepeda. Ceritanya Luigi jatuh dari sepeda roda empatnya dan bikin kepalanya bocor. Alhasil gak mau bersepeda berbulan-bulan. Dan karena pengalaman jatuh tersebut, saya gak mau kompromi saat terjadi luka sekecilnya karena bersepeda.

Baca juga :  Mengatasi Luigi yang Trauma Bersepeda

Pertolongan Pertama saat Terjadi Luka pada Anak
Pertolongan pertama saat terjadi luka pada anak adalah dengan membersihkan luka. Mengapa luka harus dibersihkan? Hal ini dikarenakan saat kulit terluka, lapisan pelindung kulit sedang rusak. Yang ini tentu saja memungkinkan debu kotoran dan bakteri masuk kedalam tubuh.

Luka Luigi dibersihkan dengan Hansaplast Spray Antiseptik

Efeknya bisa terjadi infeksi pada luka yang akan memperparah kerusakan pada kulit. Penyembuhannya pun akan jauh lebih lama. Sehingga penting untuk segera membersihkan luka pada anak saat terjatuh.

Membersihkan luka dengan Hansaplast Spray Antiseptik
Mama kini sudah gak perlu khawatir karena ada pembersih luka untuk melindungi dari infeksi dengan cepat dan tanpa rasa sakit.  Dialah Hansaplast Spray Antiseptik, sebuah cairan antiseptik dengan bahan aktif PolyHexanide/PolyHexaMethylene Biguanide (PHMB) yang manfaatnya tentu saja membantu mencegah dan mengatasi infeksi.

Hansaplast Spray Antiseptik punya Luigi di rumah

3 Hal Mengapa harus Hansaplast Spray Antiseptik
1.       Free pain alias tanpa perih.
Karena antiseptik ini di desain tanpa perih, sehingga anak-anak tidak akan ketakutan saat lukanya diobati. Ya gak takut lah, lah gak berasa apa-apa. Bayangin kalo si kecil kesakitan habis jatuh, dan kita obatin dengan cairan yang bikin perih. Pilihannya kalo gak dia ngamuk atau malah nangis. Emak gak mau malah stress khan? Pakai Hansaplast Spray Antiseptik udah sesuai sama kebutuhan Mama milenial *aseekk

2.       Tidak berwarna dan tidak berbau
Mungkin dimasa kecil kita, kita sering menggunakan obat merah dalam rangka menyembuhkan luka. Padahal ketika luka diberi pewarna, otomatis membuat luka yang sebenarnya tidak terlihat. Sehingga kita gak tau, lukanya sembuh atau makin parah dan gak kunjung kering.

Nah, Hansaplast Spray Antiseptik tidak berwarna. Jadi tenang saat menggunakannya, kita bisa lihat kondisi luka saat sudah dibersihkan.

Dan tidak mengganggu penciuman karena tidak berbau. Jadi gak berasa kalo si kecil lagi diobatin ya.

3.       Aman digunakan
Efek sampingnya lebih sedikit dibandingkan dengan zat antiseptik lain. Sehingga cocok digunakan oleh anak-anak seperti Luigi.

4.         Praktis
Buat emak sok rempong seperti saya, maka segala kebutuhan Luigi saya pilih mana yang paling praktis dan anti ribet. Gak bisa bayangin dengan ritme bersepeda Luigi yang gak keitung dalam sehari, siang saat matahari terik pun ngeluarin sepedanya sendiri Rosalinda !!! Dan gak mungkin banget saya kudu bawa kotak P3K gede kemana-mana saat mendampingi Luigi bersepeda. Hansaplast Spray Antiseptik sesuai sama kebutuhan saya karena ini ukurannya kecil, bahkan bisa ditaruh di saku loh Mam. Jadi praktis banget khan

Ga takut perih lagi pakai Hansaplast Spray Antiseptik

Cara menggunakan Hansaplast Spray Antiseptik
Semprot dari jarak kurang lebih 10 cm keseluruh area luka. Dan ulangin apabila dibutuhkan, kemudian secara perlahan keringkan area disekitar luka. Mudah sekali bukan? Praktis anti ribet-ribet klub dalam mengatasi luka pada anak hehe.

Dengan kandungan utamanya Polyhexanide (PHMB) ternyata Hansaplast Spray Antiseptik banyak digunakan dokter sebagai pembersih luka karena #gakpakeperih, tidak berbau dan tidak meninggalkan noda.

Tau gak kalo zat #PHMB yang digunakan di klinik dan Rumah Sakit tidak dijual bebas.  Namun Hansaplast telah memformulasikan zat antiseptik tersebut tersedia dalam bentuk OTC (Over The Counter) yakni produk yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Wah asik ya

Jadi mulai sekarang saya selalu sedia Hansaplast Spray Antiseptik di tas dan di rumah. Pokoknya benda wajib yang gak boleh ketinggalan saat mengantar Luigi latihan pushbike bersama komunitas @pushbikeSurabaya. Dan jaga-jaga saat ada cedera di dalam rumah. Jadi taruh aja di kotak P3K rumah :)


Untuk informasi lebih lanjut, yuk kunjungi www.hansaplast.co.id atau Instagram @Hansaplast_ID dan Facebook  Fanpage @HansaplastID

You May Also Like

7 komentar

  1. Yeaaiii... selamat ya Luigi juara 2. Kereeen

    Aku baru tau loh, mbak, kalau ada handsaplast spary, perlu dicoba nih

    BalasHapus
  2. Aku ikut bersyukur Luigi naik sepedanya makin kencang biar Emaknya juga sekalian olahraga karena ngejar dia..hahaha

    Wah, aku baru tahu ada Hansaplast Spray, praktis ini ya...bisa dibawa kemana saja, kalau ada babras bundas karena luka bisa segera diobati dan enggak bakalan enfeksi

    BalasHapus
  3. ini namanya sambil memyelam minum air. Luigi kencang sepedahnya, emaknya jd sprin deh...s3hat lah keduanya.

    Btw baru tau ada yg spray, lebih praktis pastinya

    BalasHapus
  4. ini namanya sambil memyelam minum air. Luigi kencang sepedahnya, emaknya jd sprin deh...s3hat lah keduanya.

    Btw baru tau ada yg spray, lebih praktis pastinya

    BalasHapus
  5. kalau saya yang nemenin adik Luigi naik sepeda bisa ngos-ngosan maksimal nih��.. Alhamdulillah ada hansaplast versi spray ya bun..praktis juga..karena kalau pakai yang versi plester, kadang anak-anak ada yang nangis pas buka plesternya kalau dilepas karena kesakitan..wajib dibawa kemana-mana nih

    BalasHapus
  6. Wah makin cakeeep yaai pengen punya aaah buat pegangan

    BalasHapus
  7. Wah makin cakeeep yaai pengen punya aaah buat pegangan

    BalasHapus