4 Hal Ini Jadi Alasan ke Lawang Sewu

by - Selasa, Maret 12, 2019


Entah apa yang menyebabkanku begitu menyukai bangunan kuno dan sejarah yang melingkupi. Terutama bangunan yang dibangun dimasa kolonial Belanda. Beberapa kali aku keluar masuk bangunan kuno di Surabaya, beberapa diantaranya menjadi bagian dari bangunan cagar budaya Surabaya. Bahkan aku suka baca buku Surabaya Tempoe Doloe yang tebalnya hampir 500 halaman, haha.

Saat Surabaya mempromosikan destinasi wisata baru dengan menggunakan bus Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT). Aku terlalu bersemangat untuk mencobanya. Namun sayang, tiketnya diawal bulan selalu habis terjual. Dan karena aku mengenalkan diri sebagai seorang blogger ada seorang mbak-mbak yang baik memberiku tiket bus SSCT. 



Singkat cerita aku menggunakan tiket itu untuk mengelilingi wisata Surabaya. Salah satu wisata sejarah yang dikenalkan adalah bangunan Balai Kota Surabaya. Kerennya bangunan Balai Kota Surabaya adalah ketika ada sinar matahari masuk, sinarnya tidak akan langsung masuk sehingga kami tidak akan kepanasan. Jadi, jika matahari menghadap ke bangunannya, sinarnya tidak akan masuk kedalam, meski matahari sangat panas.

Yang paling aku ingat dari cerita dari tour guide adalah bahwa otak design bangunan ini diarsiteki oleh GC Citroen. Arsitek inilah yang juga membangun Lawang Sewu di Semarang. Pikiranku menari-menari. Jika bangunan Balai Kota Surabaya sebagus ini, apalagi lawang sewu. Dan apakah pintunya sejumlah seribu?

senja di Lawang Sewu. Sumber gambar : darisini

Kuangkat ponsel, kuketik di laman pencarian dengan kata kunci “lawang sewu”. Kutemukan banyak hal menarik di Lawang Sewu. Dan aku gak bisa menundanya. Dalam waktu dekat aku harus menjelajah lawang sewu. Beberapa hal yang bikin greget dan pengen segera melancong ke Lawang Sewu karena?

1.       Kepo, apa beneran lawangnya sewu?
Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki pintu yang banyak. Lawang berarti pintu, dan sewu artinya seribu. Padahal, jumlah asli pintunya tidak mencapai seribu, namun hanya sebanyak 342 buah. Hiyaah, makin kepo khan?

2.       Sejarahnya
Dari laman phinemo, ada sejarah yang menarik di Lawang Sewu. Gedung tua ini juga menjadi saksi pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan penjajah Jepang. Pertempuran terjadi karena pemuda AMKA ingin mengambil alih kereta api. Setidaknya ada belasan pemuda gugur dalam pertempuran ini. Meski sudah berusia ratusan tahun, kemegahan bangunan ini masih bisa Kamu nikmati. Saat ini jika Kamu berkunjung ke Lawang Sewu Kamu akan menemukan banyak sekali sejarah perkembangan kereta di Indonesia. Dari kereta yang pertama kali ada di Indonesia sampai yang terakhir. 

sumber gambar : darisini

3.       Menikmati kemegahan arsitekturnya
Gedung yang dibangun tanpa menggunakan semen
Yap kamu gak salah baca, lawang sewu tidak dibangun dengan menggunakan semen. Melainkan adonan bligor, atau ada yang menyebutnya pese, yakni istilah lokal untuk menyebut campuran pasir, kapur dan batu bata merah. Saya kutip dari lamam cnnindonesia, kelebihan bligor dibanding semen adalah bangunan jadi tidak mudah retak. Bligor jug alebih awet dan menyerap air, sehingga ruang dalamnya sejuk. 

4.       Instagramable
Apalah yang paling penting dari penjelasan diatas kalo bukan nyimpan banyak foto dengan background Lawang Sewu. Buat apa hayo? Ya buat makanan instagram aku dong. Jepret, posting, lalu senang. Mhuahaha. Lawang sewu yang klasik dan artisktik harus didokumentasikan dengan baik dan cetar.

Nah, terus sekarang mikir kapan nih waktu yang tepat buat jalan-jalan ke Semarang. Bulan april adalah bulan yang pas karena belum mulai puasa. Tanggal hari rabu tanggal 17 pilpres, tanggal 19 libur lagi. Jadi ada waktu setelah mencoblos dan berangkat.

Saat browsing aku menemukan beberapa hotel di Semarang yang dekat dengan Lawang Sewu.  Mulailah aku browsing cek harga hotel di beberapa situs pemesanan jasa pemesanan tiket dan hotel . Dan pilihan jatuh pada Pegipegi.

Cara memesan tiket hotel menggunakan Pegipegi
1.       Download aplikasi Pegipegi Hotel Kereta Pesawat di google play atau app store

download melalui playstore


2.       Cek semua promo hotel di halaman awal.

yuk berburu promo !!!

3.       Pilih menu hotel
4.       Pilih kota tujuan, tanggal berangkat dan tanggal pulang, ketik total tamu dan jumlah kamar yang akan dipesan

list tujuan, tanggal keberangkatan dan pulang


5.        Lalu akan muncul berbagai pilihan hotel

pilih kamar Pegipegi


6.       Terakhir pilih yang dekat dengan Lawang sewu dengan mengklik peta

hotel ini hanya 0,43 km dari Lawang Sewu


Dengan aplikasi Pegipegi memudahkan kita juga untuk mencari hotel yang sesuai keinginan, kantong dan kenyamanan versi kita. Karena dengan aplikasi Pegipegi kita bisa memfilter berdasarkan hotel berbintang yang diinginkan, fasilitas hotel seperti wifi, kolam renang, tipe akomodasi, harga terendah sampai tertinggi. Juga berdasarkan popularitas dan berdasarkan nilai ulasan yang pastinya kita butuhkan sebagai pertimbangan memilih hotel yang nyaman dan sesuai budget.

pilihan filter yang memudahkan

filter fasilitas hotel


Wah ternyata melalui Pegipegi memudahkan banget rencana perjalananku menjelajahi Lawang Sewu di Semarang. Semoga rencana ini terealisasi dengan lancar dan tanpa hambatan. Lawang sewu, tak sabar bertemu denganmu !!!

Kalian sudah pernah ke Lawang Sewu? Share dong pengalamannya :)





Referensi :
https://phinemo.com/lawang-sewu-wisata-bersejarah-semarang/
http://seputarsemarang.com/lawang-sewu-pemuda-1272/

You May Also Like

10 komentar

  1. Yesss my city dan aku rekomendasi banget untuk itu, terimakasih sudah diingatkan lagi mbak

    BalasHapus
  2. Aku sudah pernah ke Lawang Sewu Mbak Septi...
    Ada loteng di bagian atasnya yang unik dan masih terpelihara. Bagunan yabg benar-benar keren baik dari desain maupun sejarahnya.
    Dan waktu ke sana gedubg sedang renovasi jadi penasarqn deh sekarang gimana

    BalasHapus
  3. jumlah asli pintunya tidak mencapai seribu, namun hanya sebanyak 342 buah. Hebat bisa tahu jml yang aslinya he... he...

    BalasHapus
  4. Aku udah mbak ke lawang sewu tahun 2016 lalu sama suami hehe. Memang instagramable banget plus ak ikut tour yang liat ke bekss tempat penjara agak horor sih pas waktu itu. Aku juga book hotelnya pake pegi pegi nih selain mudah selisih harganya juga lumayan hehe

    BalasHapus
  5. Pegi-pegi ini banyak promo juga. Kebetulan aku sudah register di sana. Rutin banget dapat email atau sms tentang promonya. Cuma sayang aku blm pernah memanfaatkan. Biasanya karena jadwalnya nggak cocok saja sih. Selebihnya, kalau mau pesan akomodasi perjalanan ya tetep langsung buka aplikasi ini.

    BalasHapus
  6. Hiii.. aku masih atut ey ke sini. Dulu pernah nonton acara uka-uka di tipi trus ada yang kerasukan, jadinya asli takut haha.. Ada beberapa temen yang udah ke sana dan emang aura mistisnya kerasa banget mba. Tapi aku tetep pengen ke Semarang sih, main ke tempat lain tapinya hahaha.

    BalasHapus
  7. Saya juga termasuk yang suka dengan bangunan cagar budaya. Senang lihat struktur bangunannya yang kokoh, dan ternyata dibalik kemegahannya begitu banyak cerita di masa lalu yang asyik untuk dipelajari

    BalasHapus
  8. Aku beli pernah ke Lawang Sewu mbak.masih sekitaran Jatim aja. Wah lumayan nih kalau pakai pegi² ya

    BalasHapus
  9. Aq dua kali kesini mba. Hihi lawangnya saking bnyknya jd disebut lawang sewu yaa... Wah klu pegi2 tawarannya keren ya mba. Noted deh... Intip2 promonya. Thx mb infonya ya...

    BalasHapus
  10. Saya udh beberapa kali ke Lawang Sewu, bangunan kuno yg megah dan menyeramkan apalagi kalau ke penjara bawah tanahnya, bikin merinding,...tapi LS tempat yg bagus buat foto2

    BalasHapus