Jumat, 10 Agustus 2018

Hutan Mini di Taman Flora Surabaya

Mungkin warga Surabaya lebih mengenal tempat ini dengan nama Kebun Bibit Bratang. Yup, karena memang sebelum berubah menjadi Taman Flora, tempat ini merupakan tempat pembibitan tanaman untuk taman perkotaan. Meski bernama taman flora, bukan berarti didalamnya hanya ada segala macam tumbuhan. Beberapa jenis hewan juga ada disini. adanya hewan-hewan inilah yang membedakan taman flora dengan taman yang lain di Surabaya. Taman Flora berada diatas lahan 2,4 hektar dengan ratusan pepohonan dan menjadikan taman ini seperti “hutan mini” atau sejenis “kebun raya mini” di tengah kota Surabaya.




Dibandingkan dengan taman yang lain di Surabaya, taman ini lebin sering saya dan Luigi kunjungi. Mengapa? Karena ada interaksi dengan hewan secara langsung, yakni rusa tutul dan kancil. Kami bisa memberi makan rusa dari dekat. Dan untuk mendapatkan makanan untuk diberikan pada rusa kami tidak perlu berkeliling mencari tanaman yang akhirnya harus dipetik demi interaksi antara manusia dan hewan ini. Melainkan di pintu masuk ada penjual kacang panjang seharga seribu untuk diberikan pada rusa.

Luigi memberi makan rusa


Taman flora memang bukan sekedar diibaratkan hutan mini tengah kota. Namun dapat juga menjadi ruang interaksi bagi masyarakat Surabaya. Karena berbagai fasilitas mulai dewasa sampai anak-anak ada di taman ini. Tempat ini juga sering di gunakan acara akbar pemerintah kota Surabaya seperti saat itu Luigi mengikuti Festival Budaya Pustaka 2017 dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya. Keponakan saya saat field trip TK dan SD pun dilakukan disini. 



Lalu apa saja yang bisa lakukan di Taman Flora?
Menikmati gemericik air mancur yang menyejukkan pandangan mata. Ditengah panasnya kota Surabaya, datang ke Taman Flora dan duduk didekat air mancur ibarat oase yang mempesona.

kolam yang diberi pembatas pagar, sehingga aman untuk anak-anak



Disini kita akan menjumpai banyak tulisan yang ditujukan untuk orangtua untuk anaknya. Misalnya tulisan “jadikan anak ceria dan berikan perlindungan untuknya”. Menjadi pengingat bahwa anak-anak harus tumbuh bahagia. Juga pengingat untuk tidak menjadikan taman ini sebagai tempat pacaran dengan tulisan “dilarang pacaran” di berbagai sisi taman.

Nah, meski banyak beragam jenis tanaman, mulai tanaman toga sampai pepohonan yang rindang. Di beberapa pohon juga diberi keterangan nama pohon. Hal ini tentu sangat bagus untuk meng-edukasi pengunjung yang ada.



Di taman flora juga ada beberapa hewan yang sengaja dipelihara ditaman ini. Rusa tutul dan kancil sangat ramah. Anak-anak bisa memberi makan rusa tanpa takut tangannya digigit.

ayo gantian dikasih kacang


Didepan kendang rusa ada sangkar burung yang isinya burung unta dan merak. Anak-anak bisa mengenal wujud burung unta dan merak. Apa makanannya? Apa kekhasannya? Bertelur atau melahirkan? Dan lainnya

Disebelah kendang burung ada kolam ikan yang dimana anak-anak dapat memberi makan ikan. Caranya mudah hanya membeli pakan seharga seribu rupiah saja di pintu masuk. Didekat kolam disediakan wastafel sehingga buat emak-emak seperti kita yang dipastikan bawa bekal, bisa mencuci tangan sebelum makan.

Ada juga area mini outbond untuk anak-anak. Misalnya tali jaring keseimbangan, dan wall climbing. Juga ada perosotan, ayunan dan jungkat jungkit. Ada juga area fitness yang bisa digunakan untuk berolah raga dan menguruskan badan *eh





Karena taman Flora termasuk Taman yang selalu ramai, maka dipastikan setiap fasilitas yang ada pasti ramai. Sehingga anak-anak belajar mengantri meski hanya untuk bermain perosotan. Bahkan saat Luigi ingin bermain ayunan, sementara ayunan sedang dipakai, Ayah dari anak yang memakai ayunan akhirnya memberi pengertian pada anaknya untuk bergantian. MashaAllah baiknya Ayah tadi. Akhirnya Luigi bisa ayunan. Itupun juga tidak lama, karena saya sadar diri banyak yang ingin main juga. Ibarat kata orang Jawa “ngincipin diluk” alias mencoba biarpun sebentar.




Anak-anak pun dapat bersosialisasi antara satu dan lainnya saat mengantri. Mereka akan bilang “ayo bergantian” “aku dulu” sehingga akan terjalin komunikasi antara dunia anak ini.

Ada juga pendopo di dekat air mancur, dan biasanya digunakan sebagai arena pertunjukan atau panggung hiburan. Biasanya digunakan perkumpulan komunitas jika mereka ada acara.

pendopo yang luas


Berdasarkan informasi pada buku Taman Surabaya, Taman Flora dilengkapi fasilitas wifi. Ada Broadband Learning Center (BLC), sebuah ruang beruktan 5x10m2 yang difungsikan sebagai ruang pembelajaran teknologi informasi dengan enam line jaringan komputer yang tersambung internet. Ruangan ini juga dilengkapi software berbagai games interaktif untuk sosialisasi tentang lingkungan dan masalah sampah. Techno Park ini sifatnya interaktif dan dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah untuk praktek atau komunitas IT.

Dan yang tak kalah seru, ada perpustakaan mini ditengah taman. Jangan khawatir koleksinya tidak hanya untuk dewasa, namun disediakan banyak koleksi buku untuk anak-anak. Ada meja melingkar bagi para pengunjung yang ingin membaca buku disana. Tapi jangan lupa menulis buku pengunjung sebelum meminjam ya. 

Disediakan juga toilet dan musholla yang bersih. Jika lapar, tenang saja didepan taman akan dijumpai sentra kuliner

Oia meski suasana seperti hutan mini, namun sebagian besar sudah ber-paving. Kecuali area bermain anak bagian outbond. Suasana bersih karena kita akan mudah menemui tempat sampah dimana-mana.



Dipadatnya jalanan Surabaya siang hari, kami seakan dalam sangkar yang bisa melihat pengedara dari balik pagar Taman Flora. Sementara mereka berpanas-panas ria dijalanan, kami didalam sangkar berleha-leha menikmati udara nan sejuk.



Taman Flora Surabaya
Jalan Raya Manyar
Jam buka : 08.00-17.00 WIB
Gratis biaya masuk


Referensi tambahan :
Anonim, Taman Kota Surabaya 

17 komentar:

  1. Serius Bun ini gratis biaya masuknya? Surabaya semakin ramah anak, ramah keluarga dan ramah di kantong ya. Kudu mampir kalo pas ke Surabaya nih.

    BalasHapus
  2. Wah sejuk ya lihat pepohonan di Taman Flora Surabaya. Bisa ngurangi efek panas jadi adem. Mana free lagi dan cucok buat wisata keluarg. Makasih infonya...

    BalasHapus
  3. Asyik ... Masuk ke dalam daftar kalau berkunjung ke Surabaya, nih. Dari Gubeng atau Sidoarjo, lebih dekat dari mana nih Mbak, ya?

    BalasHapus
  4. Harus mampir nih klo ke surabaya

    BalasHapus
  5. Pantas saja Surabaya mendapat julukan kota sejuta taman sekarang...lha kiri kanan taman semua begini. Semoga daerah lain bisa mengikuti :)

    BalasHapus
  6. Alam memang tempat escape terbaik yaa, buat anak juga emak. win win solution jadinya hihihi...

    BalasHapus
  7. Gratis? Wah saya kalo denger gratis2 seneng hehe. Lain kalo kalo ke Surabaya boleh lah diampiri Taman Flora Surabay. Makasih mba reviewnya kereeen 👍🏻

    BalasHapus
  8. Ini mah ANUGRA = Anu Gratis hehehe...saya suka yang gratis-gratisan.

    BalasHapus
  9. Gratis bo', kece banget Surabaya ini. Mana kelihatan terawat pula. Duh, Luigi pasti happy kalau sering diajak ke sini.

    BalasHapus
  10. Whuaa bagus ya tempatnya, bersih juga. Senang sekarang banyak kota yang berlomba-lomba membangun tempat wisata edukatif kaya taman flora ini.

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah nambah lagi tamannya disurabaya karena disana lumayan panas gak kaya dibandung(maklum saya terbiasa dingin dibandung) selain itu cocok banget bawa keluarga buat nikmati wiken yg gak mahal tapi menyenangkan yah mba

    BalasHapus
  12. Luigi pasti sukaa datang ke Taman Flora ya..bisa ngasih makan rusa-rusa. Ada tempat bermainnya juga. Eh, gak ada biaya masuk ya...#emak pasti senang hehehe

    BalasHapus
  13. Taman kotanya cantik banget. Duhhhh di Jakarta ada sih yang cantik-cantik juga. Tapi jauh dari rumah aku semua. Padahal kan asik ya main-main di taman kota yang tertata cantik. Murah meriah

    BalasHapus
  14. Saya dulu juga paling sering ke taman flora, mbak. Skr anak-anak mainnya ke taman bungkul

    BalasHapus
  15. Adem banget ya tempatnya udah gitu gratis pula seru bisa tiap weekend main kesana dong hehehe irit

    BalasHapus
  16. Kapan ya aku bisa mampir ke sana? Surabaya sekarang keren ya mba!

    BalasHapus
  17. Seru nih kalau ajak anak yang masih kecil ke sana, karena bisa bermain sambil belajar. Mana ada wifi juga

    BalasHapus