Rabu, 21 Februari 2018

Curhatan Hari Ini

Tulisan "aktivitas sensory play" di tulisan ini (KLIK) jadi draft lagi, jadi broken link, saat coba aku "publikasikan" lagi, semua komentar yang jumlahnya 20an ilang 😵
Ilang dalam sekejab. Mgkn krn disetting G+ bukan url.

Trus mikir lagi, kenapa nyeselnya kebangetan sih ketika seperti "ngulang"? Apa karena di tulisan itu semua komen nadanya pujian? Apa kalo gak ada yg muji gk bakalan nulis lagi? Aku pikir lamaaaa tadi sembari nunggu giliran ujian micro teaching tilawati.

Iya aku ingat komen seseorang, anaknya jalannya jinjit maka harus terapi dan harus dibiasakan jalan dirumput, jg seseorang yg dari kecil takut rumput. Nunjukin betapa pentingnya tulisan aku. Belum lagi yang bilang aku keren lah, luar biasalah, apalah.

Lalu aku ingat2 dlu pertama kali bikin blog. Simple, ingin menulis. Bahkan mgkn dlu gk ada orang yang baca. Trus inget2 lagi knapa nulis sensory play. Mau kasih kado yg diingat sama Luigi. Apa ya? Nemu ide tulisan kegiatan kami, yg kedepan jd beberapa bagian salah satunya sensory play. Lalu ketika gk ada komen pujian bakalan berhenti nulis? Tentu aku jawab lantang, aku akan terus menulis. Bahkan ketika gk ada yg baca. Sebagai catatan pijakan kaki.

Intinya temani Luigi selama masih ada kesempatan. Entah dilihat orang atau tidak. Kita akan tetap bermain. Berkegiatan bersama dengan waktu yg sempit.

Kupikir aku hidup aja sesuai diri, bukan sesuai yg orang lihat dan bilang. Fokus tujuan, bukan karena pujian.


Ditulis seadanya di hape -.-

1 komentar:

  1. Betul mba, semangat terus :D
    Mau ada yang komen atau tidak yang penting tetap menulis ,inilah blogger ,hehe

    BalasHapus