Senin, 22 Mei 2017

Anak Kecil Ibu

Apa cerita bahagiaku kemarin? Cuma melihat sesuatu yang dinanti datang mengenai anak kecil. Sore itu diusianya 15 bulan 4 hari, tepatnya 21 Mei 2017 anak kecil itu melangkah. Tiga langkah mungkin. Entahlah. Aku tak ingat. Yang kuingat aku terlalu bahagia.

Aku tau dia sedang berusaha, tanpa perlu ada paksaan dariku. Iya mungkin aku ambisius. Melihat yang lain sudah bisa berlari, tapi anak kecil itu melangkah saja belum mampu. Bukankah batas toleransi jalan anak adalah 18 bulan? Kenapa harus terburu-buru?

Kukira awalnya dia akan jalan lebih awal, karena sejak usia 9 bulan sudah mulai berdiri dan sambil berpengangan. Namun kunanti waktu demi waktu, belum juga mampu.

Kulatih dipagi memakai push walker, kumotivasi, namun tak berhasil juga.

Saat hembusan AC menerpa wajahku di ruang TV suatu sore, ia berjalan menuju meja untuk berpegangan. Lalu kuberdirikan lagi dan ia berusaha untuk kemudian memelukku.

Terimakasih anak kecil. Ibu hari ini belajar, bahwa tidak ada sesuatu yang instan. Berproseslah, Nak. Maaf jika Ibu sering tidak sabar. Maaf jika sering memaksakanmu.

Besok kita lari pagi bareng ya. Dan ikut Ibu jalan-jalan ke alun-alun.



Gresik, 22 Mei 2017
Hati ibu yang bahagia
#30dwcjilid6

#day6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar