Rabu, 25 Januari 2017

Perjalanan Booster ASI

Pernahkah merasakan tetiba ASI menurun ketika di pompa? Pernahkah merasakan bayi kita menangis karena tidak kenyang-kenyang meski disusuin? Lah gimana mau kenyang dan tenang 'lha wong' isi di payudara gak ada. Atau mungkin kita sendiri yang meraung-raung karena merasa pabrik ASI kita telah kering, sementara stok ASIP di kulkas tinggal hitungan jari? Atau kita setengah pingsan karena stok ASIP di freezer yang telah diperjuangkan memompa dini hari, setetes demi setetes dan akhirnya cair semua ketika ditinggal mudik gegara token listrik habis tanpa permisi. Mana suaranya yang pernah begitu? Ngacung dong…hihi *nyari temen*. Yup saya pernah mengalami semua hal itu.



Karena pengalaman tersebut sangat membekas, dan mengingat saya getol banget harus kasih ASI ke anak saya, maka sebagai busui saya ingin flashback lagi ke moment-moment manis tersebut dan menulis hal ini. Yup mengenai Lactogogue atau lebih di kenal dengan istilah booster ASI. Ada yang baru pernah denger?

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Laktogogue adalah obat atau zat yang dipercaya dapat membantu merangsang, mempertahankan atau meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) ibu menyusui. Produksi ASI yang rendah merupakan alasan tersering ibu/orangtua untuk menghentikan menyusui bayinya sehingga ibu-ibu dan dokter berusaha mencari obat untuk mengatasi masalah ini.
Menurut IDAI lagi, bahwa ASI diproduksi melalui proses kompleks yang mencakup faktor fisik dan emosional serta interaksi banyak hormon terutama hormon prolaktin. Setelah bayi dilahirkan dan plasenta dikeluarkan, kadar hormon progesteron dan estrogen ibu menurun sehingga kadar prolaktin akan meningkat dan dimulailah produksi ASI (kontrol endokrin). Setelah beberapa hari kadar prolaktin secara bertahap berkurang tetapi produksi ASI dipertahankan bahkan meningkat karena mekanisme umpan balik lokal yaitu dengan mengosongkan payudara (kontrol otokrin) Oleh karena itu, peningkatan kadar prolaktin diperlukan untuk meningkatkan produksi ASI, tetapi tidak untuk mempertahankan produksi ASI. Jika pengosongan payudara tidak dilakukan secara teratur dan sempurna, produksi ASI akan berkurang. Sebaliknya, makin sering dan sempurna pengosongan payudara menyebabkan peningkatan produksi ASI.

Namun buat saya sendiri yang saat itu punya kondisi khusus, maka saya sangat membutuhkan Lagtogogue. Saya pernah sering skip pumping, ketika kerjaan banyak sehingga hasil pumping cuma 20-30 ml padahal kebutuhan Luigi sekali minum 100ml. Saya pernah berhenti menyusui selama 3 minggu karena sebab tertentu sehingga berjuang relaktasi. Memulai mompa lagi dari nol. Dan memulai lagi itu sungguh menyedihkan sangat. Saya sampe WhatsApp mbak Berliana Monica Purba, penulis buku ASI dan Menyusui yang best seller itu. Ketika umur Luigi 7 bulan, saya menyampaikan kepada beliau, ketika proses relaktasi hasil pumping hanya mengotori pantat botol. Tapi yang beliau katakan “Bukan obat yang dicari, tapi pahami prinsip dasar produksi dan pengeluaran ASI.”. Lalu beliau menyertakan link relaktasi panduan WHO. Saya mengerti bahwa prinsip ASI adalah supply by demand. Namun, dalam kondisi bayi yang lebih sering terpisah dengan Ibu nya dan dalam kurun waktu yang lumayan lama tidak menyusui, maka saat itu saya butuh Lagtogogue.

Dan selama perjalanan menyusui baby Luigi, inilah jenis Lagtogogue yang pernah saya coba :
1.       Galactogogue kimiawi
Yang pernah saya rasakan sendiri adalah meminum obat bernama Domperidone. Menurut Breastfeeding Inc, Domperidone adalah obat yang memiliki efek samping meningkatkan produksi ASI, dengan meningkatkan produksi prolaktin oleh kelenjar pituitari. Prolaktin adalah hormon yang menstimulasi sel pada kelenjar payudara ibu untuk menghasilkan ASI. Domperidone meningkatkan sekresi prolaktin secara tidak langsung, dengan mengganggu kerja dopamin yang fungsinya adalah menurunkan sekresi prolaktin oleh kelenjar pituitari. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa domperidone dapat digunakan untuk meningkatkan produksi ASI dan termasuk obat yang relatif aman. Obat ini sebenarnya merupakan obat anti mual dan tidak dijual bebas di apotek alias hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter. Saya mendapatkan obat ini dari dokter yang juga konselor Laktasi. Mengapa saya menggunakan obat ini? Karena saya saat itu menjalani relaktasi. Ya, saya berhenti menyusui Luigi selama 3 minggu karena sebab tertentu. Sehingga, produksi ASI saya langsung menurun drastis. Yang akhirnya membuat saya banyak menangis bombai karena masalah ini (haha lupakan curhatan ini -.- ). Aturan mengkonsumsinya, 2 tablet sekali minum 3X sehari. Dan setau saya jika ASI kembali meningkat dan ingin berhenti konsumsi, maka berhenti nya harus berproses. Yang awalnya 3X sehari menjadi 2X sehari sampai 1X sehari dan tidak lagi mengkonsumsinya. Apakah efek sampingnya menggunakan obat ini? Kalau untuk konteks saya, saya tidak pernah merasakan efek negative apapun, kecuali ASI saya sedikit demi sedikit mulai berangsur-angsur meningkat dari hari ke hari, dari minggu ke minggu. Eh beneran looh, dari sekian banyak Lagtogogue yang saya minum, Domperidone yang paling ngefek. Ya iyalah cara kerjanya aja bikin hormone prolactin meningkat..hehe.


obat mual menjelma menjadi booster ASI 

2.       Asifit
Asifit ini adalah obat herbal pertama yang saya minum ketika pertama kali tau bahwa hasil pumping saya menurun. Obat ini direkomendasikan sama petugas apotek di Kimia Farma Gresik. Katanya sih aman karena herbal. Ternyata di produksi sama Kimia Farma sendiri, yaelah makanya promosi ke ekye haha. Dalam kemasannya yang saya abaca, Asifit ini mengandung : Ekstrak daun katuk 114 mg, Vitamin B12 20 mcg, Vitamin B6 15 mg, Vitamin B2 2,5 mg, Vitamin B1 10 ml.. Menurut IDAI Daun katuk (Sauropus androgynus) banyak digunakan secara tradisional di Indonesia untuk mendapatkan hasil kenaikan produksi ASI. Apakah ngefek ke saya? Tidak 😊 Malah ASI saya kayak sedikit berwarna ijo ya. Harga nya lupa. -.-


dok pribadi


3.       Milmor NF
Ini adalah obat yang direkomendasikan oleh asisten apoteker yang kebetulan tetanggaan sama saya. Makasih Lintang hehe. Tiap kaplet Milmor mengandung : Ekstrak biji Fenugreek (Trigonella foenum-graecum semen) 600 mg, ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus folium) 200 mg. Menurut mbak Berliana Monica Purba di bukunya "Buku Pintar ASI dan Menyusui", Fenugreek (Trigonella foenum-graecum) merupakan herbal yang paling terkenal di Amerika Serikat sebagai booster ASI. Fenugreek merupakan anggota keluarga kacang-kacangan (pea family). Menurut mbak Monic lagi, satu penelitian membuktikan Ibu mengkonsumsi minimal 3.500 mg per hari meningkat produksi ASI nya, sementara penelitian lain masih mempertanyakan kemanjuran fenugreek sebagai booster ASI. Apakah obat ini ngefek ke saya? Hehe enggak. Rasanya saja ampun - ampun dagh. Harga per strip nya 33 rb rupiah.



dok pribadi


4.       Moloco B12
Moloco merupakan obat yang banyak di rekomendasikan oleh Ibu-Ibu di grup EPing. Maksudnya banyak direkomensikan tuh, banyak yang cocok minum obat ini. Tiap kaplet mengandung : Vitamin B12 20 mcg, placenta extrak 15 mg. Nah di internet beredar kabar mengenai haramnya Moloco B12. Beberapa situs web & blog, bahkan di milis-milis menuliskan isu yang sama, yaitu Moloco Haram, sebab mengandung ekstrak plasenta. Coba deh googling sendiri. Malah ada artikel yang bilang Moloco B12 dari plasenta manusia. We ow We khan. Busui jadi galau nih. Akhirnya saya menemukan artikel sini, yang isinya tentang klarifikasi dari PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, yang mengatakan bahwa kandungan Moloco B12 memang bukan Extra Placenta manusia melainkan Extra Placenta hewani yaitu dari sapi. Hmm, bisa tenang dan lega ya. Nah kalo saya sendiri, sejujurnya ketika mengkonsumsi Moloco B12 ini beneran bikin cepet penuh payudaranya. Jadi kenceng dan langsung ngucur gitu deh ketika di pumping. Diminum 3X sehari 1 kaplet. Bentuknya bulet kecil warna putih, jadi gampang nelen nya.


dok pribadi

gambar diambil dari tokopedia.com



5.       Mama Soya
Mama Soya ini adalah merupakan bubuk susu kedelai. Nah kalau keterangan di dusnya Mama Soya perpaduan dari sari kedelai pilihan berkualitas, daun katuk, bee polen, dan fenugrek. Ini adalah booster ASI sepulang Luigi dari rumah sakit. Dibelikan Adit melalui online shop. Dengan isi kemasan 200 gram, cara penyajian Mama Soya yakni ambil 2  sendok Mama Soya kedalam 1 gelas air (200ml). Bagaimana rasanya? Saya yang selama hamil setiap pagi selalu minum Sari Kedelai depan pasar Sentolang Gresik *bukan endorse*, ketika tetiba minum Mama Soya, hueekk rasanya aneh banget. Pait gimana gitu. Ketika pernah saya tanyakan ke pemilih baby shop langganan saya, beliau mengatakan “ya iyalah mbak, itukan bukan susu kelelai instan murni namun ada beberapa tambahan seperti daun katuk dan lainnya, coba diminum dengan dicampur madu mbak”. Huaaah betapa makin manis jika diminum dengan madu. Dari 3 dus pembelian Adit, baru habis dalam waktu 4 bulan haha. Diminum kalau lagi mood aja. Apa ngefek ke ASI? Karena itu saya minum di awal-awal bulan Luigi lahir, saya merasa ya emang karena ASI saya deres aja. Tanpa minum Mama Soya pun, ya udah keluar. Harganya terjangkau, 1 dus seharga 30 ribu rupiah.

dok pribadi : 22 Februari 2016 alias Luigi 4 hari


6.       Cookies ASI
Ini merupakan cookies ASI termahal se-Indonesia mungkin ya haha. Emang apaan sih cookies ASI. Ini saya copy langsung dari Line nya admin Booster ASI tempat saya beli ya. Cookies ASI adalah pelancar/suplemen/booster yang berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI yang kebetulan diolah dalam bentuk kue. Bukan sekedar cemilan biasa melainkan obat dan disarankan untuk dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan yaitu 2 keping perhari. Lah pertanyaan selanjutkan, kenapa harganya mahal? Jadi ternyata pemirsah katanya sih komposisinya diperkaya berbagai macam suplemen herbal pelancar ASI antara lain brewer yeast, fenugreek, blessed thisle, goats rue dan beberapa SECRET suplemen lainnya yang (katanya lagi) dijamin organic dan halal yang diimport langsung dari Amerika dan Perancis. Rasa luar negeri banget ya kelihatannya. Tapi ketika saya tanyakan ke admin booster ASI, pembuatan cookies ini diolah Bakery Indonesia. Cookies ASI ini merupakan produk dari @BoosterASI yang owner nya seorang pejuang ASI juga namanya Astrid Ellena, Miss Indonesia 2011. Harganya 1 toples isi 14 keping di bandrol 150 ribu. Kalo dikonsumsi 2 keping sehari, jadi buat seminggu dong. *ngeludesin tabungan huhu*. Tapi kalau lihat di Instagramnya @BoosterASI kamu bakalan melihat banjirnya testimoni dari “pemakan” cookies ASI ini. Bagaimana dengan rasa? Rasanya siih ya kayak cookies gitu. Malahan aku enggak ngerasa itu semacam kue mahal, ya karena emang kayak gitu rasa cookies. 

dok : 15 Agutus 2016


7.       Teh Pelancar ASI Mama Bear
Dengan komposisi Fenugreek seed, Anise seed, Fennel seed, Habbatussauda Moringa Leafs, Curcuma Zanthorrhiza, Curcuma Longa di klaim oleh produsen terbukti membantu meningkatkan produksi dan kualitas ASI. Karena bentuknya teh, sehingga sangat praktis. Tinggal di seduh dengan air panas, nunggu pekat, siap minum deh. 1 dus isi 20 kantung di bandrol seharga 45 rb. Saya nemunya di Suzanna baby Shop Surabaya. Gimana rasanya? Seperti jamu Buyung Upik kakak. Ingat jamu Buyung Upik gak? Generasi 90an pasti paham nih *udah tua, bangga lagi*. Mhuahaha

dok pribadi


8.     Blackmores Pregnancy and Breastfeeding Gold
Saya tau produk ini dari banyaknya busui di medsos yang meminum ini dan banyak banget yang ngerasa ASI yang dikeluarkan menjadi kental sehingga mereka berfikir bayi mereka pun cepat kenyang. Kalau kita baca di belakang kemasannya maka akan terpampang nyata dan tanpa fatamorgana, multivitamin dari Australia ini berisi 20 nutrisi penting bagi tubuh.
Dan ini memang mulvitamin semenjak hamil sampai menyusui. Belinya di online shop banyak kogh, atau nitip orang yang plesiran ke luar negeri gitu *emang sapa sih*. 1 botol isinya 180 kapsul untuk 3 bulan. Kekurangannya adalah buat kalian yang gak bisa minum obat lebih baik jangan deh. Why? Kapsulnya gede banget sist. Oia tapi sekarang banyak yang menyediakan paket trial alias paket nyoba-nyoba. Jadi, gak harus beli se botol gitu, tapi bisa beli bijian. Tapi kalau dihitung-hitung sih, lebih mahal beli paket trial. Ya iyalah sist, strategi pedagang biar beli se botol. Sayangnya karena saya enggak konsisten minum, walhasil nganggur di meja dapur. Sisa 97 butir dan berakhir saya bagikan ke teman-teman busui saya di Balikpapan, Bekasi, Malang, Surabaya dan Madura.

dok pribadi. masih kliatan khan di belakang ASIP ituuh :)


Oia salah seorang Ibu cantik yang pernah saya 'incipin' Blackmores ini merasa ASI nya ngucur. Ini saya kasih skrinsyutnya yak. *sudah ijin mbaknya* *salim mama kimita*

chat pribadi

chat di grup busui 

Sekian sharing pengalaman saya dengan berbagai macam lagtogogue alias booster ASI. Mulai dari yang kimiawi, bentuk kue, obat herbal, susu kedelai, teh dan vitamin.

Dari pengalaman tersebut, manakah yang paling ngefek bikin ASI ngucur? Jelas yang kimiawi laah. Kalau yang lain kayaknya sugesti aja. Saya masih percaya bahwa apalah arti se mangkok daun katuk, se panci teh (yang katanya) pelancar ASI, se gallon mama soya, dan se toplles cookies ASI jika gak rajin menyusui langsung dan atau pumping. Diluar sana banyak busui yang berhasil memberi ASI sampe 2 tahun tanpa booster ASI apapun.

Prinsip pengeluaran ASI adalah tergantung permintaan. Tubuh enggak tau, apakah itu pompa atau mulut bayi. Tubuh taunya hanya ada yang minta dan kasih signal ke otak bahwa baby kita butuh banyak ASI. Semakin sering diminta, semakin ASI banyak produksi. Semakin gak sering diminta, ya semakin otak mikir yaaah bayinya gak butuh ASI lagi. Itu sudah hukum sunatullah dari sang Maha Perancang ASI. Saya percaya setiap Ibu pasti bisa memberi ASI kepada bayinya. Semua tergantung pengetahuan, niat, dan usaha *ngomong mah gampang*. Perjuangan yang pasti disertai dengan darah dan air mata (kalo yang darah gak usah di masukin dalam hati ya mhuahaha). Saya sendiri pernah jatuh bangun karena ASI, udah jatuh, jatuhnya kadang keterusan *toyor kepala sendiri*.

Terakhir, Jangan Lupa Bahagia, Busui !!!
Minta jalan-jalan sama suami gih :D
*provokator*
*yuk ah kabuuur*
Bhay


Sumber :
@boosterasi
Buku Pintar ASI dan Menyusui
8 komentar:
Rabu, 11 Januari 2017

Antara Wanita Karir dan Menjadi Ibu Bagi Keluarga

Tulisan ini adalah tulisan dari sahabat saya : Ian Danarko. Copy-an tulisan ini juga atas se ijin beliau. Oia, ini berasal dari status FB di tanggal 30 Desember 2013 jam 09.22 WIB.
.
.

Antara Wanita Karir Dan Menjadi Ibu (rumah tangga) Bagi Keluarga

gambar dari : mutiararanu.com

Dewasa ini gelombang feminisme mulai tersebar di masyarakat terutama di masyarakat perkotaan di negara2 maju dan berkembang, seperti yang kita ketahui beberapa waktu yang lalu di negara2 eropa dan amerika telah terjadi demo yang mengusung tuntutan sosial bahwa wanita juga memiliki posisi yang sederajat/sama dengan laki2,pemikiran feminisme ini membawa sebuah ide bahwa seorang wanita juga memiliki hak yang sama seperti laki-laki di bidang sosial,politik,ekonomi dll.Pemikiran ini akhirnya memberikan implikasi bahwa yang dianggap baik bagi seorang perempuan modern adalah dia harus memiliki kesamaan derajat terhadap laki-laki di bidang sosial,politik,ekonomi dll.Seorang wanita modern Tidak Boleh terjebak pada aturan tradisi yang sifatnya cenderung patriarki seperti perempuan harus selalu menurut pada suami,perempuan harus berada di rumah,perempuan harus mengurus anak dsb.Yang baik adalah perempuan harus memiliki kemandirian secara ekonomi,politik,dan sosial.Dan sebagai salah satu bentuk kemandirian ekonomi seorang wanita modern haruslah menjadi wanita karir yang sukses dalam karirnya

Masyarakat mengindikasikan wanita karir dengan seorang wanita yang memiliki penghasilan sendiri dari pekerjaan yang dia tekuni,wanita tersebut bisa mengaktuskan potensi minat dan bakat yang dimilikinya,dan yang terakhir wanita karir tidak boleh terjebak pada aturan2 tradisional yang mengatakan bahwa wanita tidak boleh keluar rumah,harus patuh terhadap suami,mengurus anak,mengurus rumah dll.wanita2 yang terikat pada aturan tersebut dianggap sebagai wanita yang tidak modern dan tertinggal oleh perkembangan zaman
Sehingga benarkah menjadi wanita karir memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada menjadi seorang ibu yang katanya hanya sekedar mengurus keluarganya di rumah?
Benarkah ketika kita menjadi wanita karir kita tidak bisa menjadi ibu yang baik bagi keluarga kita  ?

Penjelasan
Untuk jawaban rumusan masalah yang pertama,menurut pendapat penulis ketika seorang wanita menjadi wanita karir memiliki banyak sisi positif antara lain :
1.mampu meningkatkan kemandirian
2.mampu membantu meningkatkan perekonomian keluarga
3.mampu meningkatkan kreatifitas diri
4.sebagai bentuk pengaktusan dari minat dan bakat yang dimiliki
5.sebagai bentuk peran/kontribusi di masyarakat secara langsung

   Tapi menurut penulis peran seorang wanita sebagai ibu yang membantu mengurus keluarganya di rumah juga tidak kalah penting alasannya adalah
1.karena ibu adalah orang yang melahirkan calon2 pemimpin
2.karena ibu adalah madrasah pertama bagi anak2nya
3.karena ibu adalah orang yang mendidik dan melatih calon2 pemimpin umat
4.karena ibu adalah sosok wanita dibalik keberhasilan suami dan anak2nya

Demikianlah begitu besar peran seorang ibu bagi keluarganya dan masyarakatnya,sehingga nilai peran seorang ibu tidak kalah tinggi jika dibandingkan dengan peran wanita karir

Untuk rumusan masalah yang kedua, Benarkah dengan menjadi wanita karir kita tidak bisa menjadi ibu yang baik bagi keluarga kita  ?

menurut pendapat penulis jika seorang wanita memiliki idealisme yang tinggi dan kemauan untuk memanagement diri dan keluarganya,permasalahan dilematis antara menjadi wanita karir dan menjadi ibu bagi keluarga tidak akan menjadi sebuah masalah,suatu contoh penulis mencoba mengangkat sejarah hidup Ustadzah Yoyoh Yusroh beliau adalah seorang politisi senior Partai Keadilan Sejahtera.Beliau lahir di Tangerang pada 14 November 1962.Ia menikah dengan Budi Dharmawan dan dikaruniani 13 orang anak,sekilas profil beliau sebagai berikut :
Pendidikan
• Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jumrudi II - 1972.
• Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Pertama Tangerang - 1976.
• Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Atas Pondok Pinang, Jakarta - 1979.
• IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - 1982.
Pekerjaan
• Guru Agama SMU Bahagia 1983-1984.
• Wakil Direktur Taman Quran Robbi Rodhiya 1991.
• Dosen Lembaga Studi Islam Al Hikmah 1997.
• Dosen Institut Pemberdayaan Perempuan 2001.
• Dosen Pendidik Guru TK Islam Nurul Fikri 2003.
• Pembimbing Biro Perjalanan Haji PT. Madani.
• Penerjemah Biro Hubungan Luar Negeri Dewan Dakwah Pusat.
• Anggota DPR RI Komisi VIII 2004-2009.
• Anggota DPR RI Komisi I 2009-2014.

Pengalaman Organisasi
• Pelajar Islam Indonesia 1980-1984.
• Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia 1979-1980.
• Korps Mubaligh Jakarta 1982-1984.
• Ketua Yayasan Ibu Harapan.
• Badan Kontak Majelis Ta’lim.
• Pendiri Persaudaraan Muslimah 2000.
• Ketua Umum I Internasional Muslim Woman Union.
• Ketua Departemen Kewanitaan Partai Keadilan (PK) 1998-2000.
• Anggota Majelis Pertimbangan Pusat Partai Keadilan (PK).

Aktivitas Politik
Ia merupakan salah satu dari 5 wanita di antara 50 pendiri Partai Keadilan (PK) yang sekarang menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di awal, ia menjadi Ketua Departemen Kewanitaan PK perdana selama satu tahun. Kemudian, ia mengundurkan diri dan menjadi anggota Majelis Pertimbangan Partai.[4] Ia merupakan anggota DPR RI dari tahun 2004 hingga wafatnya beliau.Pada peridode pertama (2004-2009), ia  ditempatkan di Komisi VIII DPR RI. Sedangkan, di periode kedua (2009-2011) ia ditempatkan di Komisi I DPR RI hingga ia meninggal dunia.

Penghargaan
• International Moslem Woman Union 2000.
• International Moslem Woman Union 2003.
• Mubaligh Nasional dari Departemen Agama 2001
Melihat sekilah profil Ustadzah Yoyoh Yusroh terlepas beliau dari partai dan golongan mana,tidak bisa kita pungkiri beliu di masa mudanya adalah seorang aktivis sosial keagamaan dan politik yang cukup getol dalam menyuarakan dakwah islam,apalagi beliau juga pernah mendapatkan amanah untuk menjadi anggota DPR RI komisi I ,yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi.kemudian beliau juga pernah ditempatkan di komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan.Beliau juga pernah mendapatkan penghargaan di level internasional yaitu International Moslem Woman Union pada tahun 2000 dan 2003 yaitu sebuah ajang bergengsi yang memberikan penghargaan kepada wanita-wanita muslim yang memiliki karya yang besar bagi masyarakatnya.Dan semua ini adalah sebuah capaian yang cukup membanggakan.

Tapi dibalik semua keberhasilannya di dunia karir,ibu Yoyoh juga adalah seorang ibu yang baik bagi keluarganya,meskipun memiliki banyak kegiatan di luar bahkan asisten pribadinya mengatakan sehari-hari bu yoyoh bekerja selama 19 jam setiap hari dan tidur hanya 5 jam saja,meskipun demikian bu Yoyoh tetap mampu mendidik anak2nya menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

1.Putra sulungnya lahir pada 20 Desember 1985. Diberi nama Ahmad Umar Al Faruq.Yang paling bungsu sekarang umur 8 tahun.

2. Anak kedua A Izza Jundana,jago Bahasa Inggris.kuliah di International University, Sarajevo,Bosnia

3.Putri ketiga, Asmah Karimah, kuliah di Fakultas Pertanian UGM.Asma karima juga dikenal jago bahasa Inggris Kabarnya Bunda wafat usai datang ke wisuda mbak Asmah ini.

4.Putra keempat, Huda Robbani lahir Oktober 1990. Mas Huda ini jago renang.

5.Putra kelima, Shalahuddin Al Ayubi, Seperti nama panglima Islam.. Dia lahir 13 April 1992.

6.Putra keenam sampai kedelapan menimba ilmu di pesantren. Masing-masing Jakfar Athoyar (lahir Maret 1993) di Gontor

7. Salma Salimah lahir April 1994, nyantri di Ponpes Assyifa, Subang Jawa Barat.

8. Lalu, Muhammad Ayyasy lahir 13 April 1996 di Ponpes Al Hikmah. "Alhamdulillah, Ayyasy ini sudah hafal Quran 30 juz,”

9. Putra kesembilan Walid Ghazin, lahir Juli 1997. Putra kesepuluh Adil Gholib lahir September 1998.

10. Putra kesebelas Abdulah Aminuddin, lahir 16 Januari 2000. Putri kedua belas Helma Hamimah lahir Juli 2001.

Dan yang lebih mengagumkan putra putri Ustadzah Yoyoh Yusroh ini semua adalah seorang hafidz  Al quran

Demikianlah sedikit cerita yang semoga bisa menjadi bukti dan inspirasi bahwa ketika seseorang ingin menjadi wanita karir,wanita tersebut  juga tetap bisa menjadi seorang ibu yang baik  bagi keluarganya.sehingga dua peran ini tidak senantiasa diposisikan saling bertentangan tapi dua peran ini sama2 bisa optimal tanpa harus meninggalkan salah satunya,yaitu kita tetap bisa menjadi wanita karir yang berhasil sekaligus menjadi ibu yang baik bagi keluarga kita

Harapan penulis semoga tulisan ini bisa menjadi sedikit sumbang saran bagi muslimah yg sedang dilanda dilema antara menjadi wanita karir guna mengejar cita2 atau menjadi ibu bagi keluarga
Penulis menyadari tulisan ini masih ada banyak kekurangan di sana-sini,saran,kritik dan evaluasi  sangat diharapkan guna memperbaiki tulisan ini lebih baik lagi kedepannya
Akhir Kata sebaik-baik manusia adalah yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakatnya

Ian Danarko
Tidak ada komentar:

mengawali 2017

Ini adalah hari ke 4 dalam memasuki tahun 2017. Dunia ini begitu cepat membuat waktu seakan sekejap mata. Jika ditelisik waktu dengan hitungan mundur, ah sepertinya baru kemaren saya merasakan kehamilan yang membuat perasaan naik turun seperti roller coster. Membuat jantung dag dig dug. Membuat emosi kacau balau. Membuat pikiran dan perasaan teraduk seperti adonan kue lebaran. Lah sekarang anak saya udah gede aja haha. Sudah hampir 11 bulan. Entar tiba-tiba dia sekolah dehh. :)

gambar diambil dari : google.com

Di 2017 ini akan banyak yang berubah dari kehidupan di 2016 kemaren. Berubah dengan niat saya memang ingin berubah. Merubah hal-hal yang mestinya dihilangkan dari diri dan juga merubah jalan hidup saya. Bukan-bukan. Begini loh. Maksudnya adalah di tahun 2017 saya akan bikin sebuah keputusan besar. Keputusan yang bismillah untuk kebaikan semuanya. Untuk peran saya di dunia sosial, untuk keluarga, anak dan suami juga untuk orang-orang di sekitar saya.

Sebenarnya banyak banget penyesalan-penyesalan karena hal-hal kecil dalam hidup selama 2016. Yang ini membuat saya selalu merasa bersalah luar biasa. Lalu sedih dan pasti menangis. Iya tahun 2016 saya lebih banyak menangis. Menangis karena saya emang lebay dan juga karena keadaaan memaksa saya untuk menangisinya. Tapi untungnya pabrik air mata tetap bekerja dengan baik. Haha. Tapi 2016 juga membuat saya bahagia, karena saya akhirnya menjadi seorang Ibu dari seorang lelaki sehat bernama Luigi pada tanggal 18 Februari 2016. Bayi yang selama 6 bulan hanya diberi ASI, bayi yang merasakan menginap di Rumah Sakit 2X (satunya karena dia dilahirkan secar :p), dan bayi yang tidak pernah GTM sampai dengan hari ini. Dan masih banyak nikmat-nikmat dari Allah yang lain sungguh tiada menduga diberikan pada saya seorang hamba yang banyak banget sombong, salah dan dosa. Alhamdulillah ya Allah atas nikmatMu yang tak pernah putus.


Semoga kalau saya sudah berubah, saya enggak akan mengelarkan hidup siapa-siapa :). Di tahun 2017 saya akan belajar lebih mengenai ayat-ayatNya yang tertulis, merenungi segala yang telah saya lakukan, lebih banyak bersyukur, lebih banyak sabar dan lebih banyak menyelami dunia parenting yang maha luas. Saya juga mulai giat menabung. Nabung dan Nabung. Dan terakhir, saya ingin menjadi seorang Ibu untuk anak saya. Menyelesaikan tantangan hidup yang baru. 
Tidak ada komentar: