Sabtu, 30 Desember 2017

Catatan Perjalanan 2017

Mendung menggelayut manja di langit Kota Surabaya. Dalam desir, angin berhembus menyejukkan jiwa. Surabaya yang biasanya menyengat, tak menampakkan wajahnya. Memang,  musim penghujan masih dalam masa-masa bulan madu. Air-air dari langit sedang giat-giatnya membasahi bumi. Tiada hari tanpa kesegaran yang ditumpahkan Allah melalui awan-awanNya. Di salah satu bagian kota, dibawah mendung yang mengambil alih birunya langit itu, di sebuah rumah sempit, seorang yang tak lagi muda merenung. Dialah aku. Muhasabah untuk mengevaluasi apa saja yang telah aku lalui diperjalanan 2017.

Yah, 2017 betapa Allah memberi banyak kejutan padaku. Sungguh, tahun ini adalah kado dari semesta. Setelah hujan membasahi hati, akhirnya terlihat pelangi. Pelangi yang sangat indah. Dan barisan pelangi itu ingin aku tulis disini sebagai goresan langkah perjalanan

Kamis, 28 Desember 2017

Akhirnya Selfito Ergo Sum di Bali

Empat abad silam, filsuf Rene Descartes berkelana ke banyak negara untuk mencari eksistensi diri dan inspirasi. Serupa Descartes, kaum muda di abad ini juga hobi berplesir. Bedanya, mereka mengejar foto citra diri.
Selfito Ergo Sum. 
Demikianlah istilah yang disematkan generasi milenial untuk melihat eksistensialisme di era saat ini. Artinya kira-kira, “dengan berfoto, eksis di media social, maka saya ada”. Istilah pelesetan dari filosofi Cogito Ergo Sum (aku berfikir maka aku ada)  yang dicetuskan Descartes pada abad ke-16 itu mendorong generasi milenial untuk melanglang buana ke banyak daerah,  bahkan negara,  terutama di liburan akhir tahun seperti saat ini (harian Kompas, 29 Desember 2017)


Selasa, 26 Desember 2017

Belanja Tanpa Nyampah, Buang Sampah Dapat Hadiah

Kehidupan kita tidak pernah lepas dari sampah. Apalagi sampah plastik. Cobalah kita tengok perlengkapan kita mulai sabun mandi, sabun cuci, shampo, pasta gigi yang pasti dikemas dengan bahan plastik. Sementara masih banyak diantara masyarakat yang tidak mau repot untuk memilah sampah plastik. Semuanya dimasukkan dalam satu bak sampah. Selesai. Benar saja, sebanyak 65,8 juta ton sampah dihasilkan di Indonesia setiap tahun karena tingkat pemilahan sampah di masyarakat yang masih rendah. Bahkan Indonesia menyumbang 1,29 MMT (million metric tons) sampah plastik ke laut setiap tahun.

Jumat, 24 November 2017

Anak Usia Dini Gemar Baca Tulis dengan Cara Ini

Hah, bukannya anak usia dini enggak boleh dijejali baca tulis dan berhitung ya? Bukankah anak usia dini baru boleh dikenalkan baca tulis hitung saat usia 6 tahun? Bukankah diusia itulah anak akan siap menerima pembelajaran angka dan huruf? “Jangan maksa anak membaca, menulis dan berhitung Ah. Nanti anaknya bisa stress karena ‘belum waktunya’.”

Sabtu, 04 November 2017

Terapi Oromotorik (Oral Motor)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari Ikhtiar Tumbuh Kembang Luigi dan Menjawab Pertanyaan.
MashaAllah sampai saya menulis ini masih banyak ibu-ibu yang mengirim pesan pada saya. Beberapa bertanya bagaimana terapinya dan hal yang dilakukan selain terapi. Sampe nanya susunya Luigi apa? Hehe.


Sabtu, 28 Oktober 2017

prioritas

September 2017 adalah bulan yang istimewa. Aku punya banyak waktu bermain bersama anak. Bersyukur sekali, betapa semesta mendukung segala keinginanku. September adalah purnama yang paling ditunggu sejak kelahiran Luigi. Dan Allah mengabulkannya dengan rasa haru dan bahagiaku. Aku resign kerja !!!

Menjawab Pertanyaan

Saya tidak menyangka jika tulisan saya disini, sampe dengan hari ini mendapat Pageviews (PV) 1400an. Beberapa Ibu menanyakan prosedur, dokter yang menangani dan biaya-biaya yang dibutuhkan. Ternyata banyak Ibu yang juga merasa anaknya mengalami hal yang sama seperti Luigi. Diantaranya berat badan (BB) anak stagnan, tidak bisa mengunyah dan menelan makanan kasar sehingga harus blender dan kuah. Padahal usianya diatas 12 bulan. Jika di usia 19 bulan BB Luigi hanya 9 kg saja, ternyata ada yang cerita jika anaknya diatas Luigi BBnya 7 kg. Sampe ada juga seorang Ibu yang bercerita, menangis setelah membaca tulisan saya.

Kamis, 26 Oktober 2017

and then I met you

Sejak kecil saya menyukai musik. Mungkin generasi 90an pasti tau ya lagu anak seperti Trio Kwek-Kwek, Maisy Pramaisella, Zaskia Geofanni, Cikita Meidy, dkk. Dan itu saya pasti hafal semua liriknya. Nah beranjak SMP kecintaan saya akan musik enggak berubah. Jika saat SD musik anak bisa dinikmati melalui kaset yang diputer di tape recorder, juga bisa diliat video clipnya dari acara Tralala Trilili.

Nah, Pas SMP musik saya nikmatin dari radio. Kenapa radio? Bukan karena kelahiran saya bertepatan dengan ulang tahun Radio Republik Indonesia (RRI). Melainkan karena lagu terbaru salah satu media promosinya adalah melalui radio. Sehingga sebelum keluar video clip kayak di MTV Ampuh, di radio udah keluar duluan. Musik solois seperti Marcell, Audy, Shanty, Glend Fredly lebih saya sukai ketimbang band. 

Rabu, 18 Oktober 2017

Ikhtiar Tumbuh Kembang Luigi (19 bulan)


Saya menuliskan ini karena ingin menjadikan catatan perjalanan anak saya, Luigi. Luigi terlahir dengan berat badan 2,5 kg. Ukuran yang mepet dengan kelahiran cukup bulan. Kenapa saya bilang mepet, karena standart anak dengan berat badan lahir rendah adalah dibawah 2,5 kg.



Dimasa ASI Ekskusifnya Luigi mengalami kenaikan berat badan yang bagus adalah pada bulan ke dua dan ketiga. Diusia empat bulannya berat badannya turun yang membuat KMS nya hampir digaris merah. Lalu naik lagi dan pada bulan ketujuh juga menuju garis merah. Sampai diusianya hari ini 19 bulan, berat badannya tetap sulit naik. Sebagai asumsi, Luigi mendapat ASI Eksklusif selama 6 bulan. Mix ASI dan sufor saat MPASI 6 bulan sampai 10 bulan. Setelah 10 bulan full sufor.

Kamis, 28 September 2017

16 Tips untuk Pemula di The Big Bad Wolf Sale Surabaya 2017

Tahun 2016 kemaren saat ada event BBW di Surabaya, semua orang pada heboh. Disepanjang wall Facebook misalnya, saya masih ingat isinya keriuhan, keramaian, dan kompetisi yang luar bisa untuk para pembuku buku saat melaporkan kondisi ditempat BBW berlangsung. Mereka rela antri berjam-jam, ada yang menyebut istilah “kalap” atau hilang kesadaran untuk semakin bernafsu membeli buku tanpa berfikir panjang lagi. Saya ketika tau itu? Lempeng-lempeng aja Sodara haha. Biasa aja. Dan ketika ada berita bahwa hari pertama buka pengunjung membludak, saya malah “Ah masak sih segitunya banget. Khan kebanyakan buku impor, khan bukunya berbahasa Inggris, ah emang aku ngerti” *alis naik satu



Saat itu anak saya usia 7 bulanan. Dan otomatis urusan saya sama anak kebanyakan meliputi dunia per-ASI-an dan per-MPASI-an semata. Masalah buku, yah bukan prioritas utama. Saya hanya sering menyanyi untuk anak saya.

Sampai akhirnya saya mengenal buku anak, ketika dia akhirnya antusias dengan boardbook yang saya bacakan, ketika tiada malam tanpa mendongeng. Ketika buku yang saya belikan pasti menarik hati anak saya. Saya jadi menunggu event BBW. Anak saya jadi keranjingan sama buku. Tau enggak, bangun tidur bukan kuterus mandi dan tidak lupa menggosok gigi. Tapi langsung ambil buku, dan mainin fitur-fitur yang ada di buku sambil bertanya gambar-gambar didalamnya. Fitur buku kesukaan anak saya misalnya sentuh rasa, buka tutup, dorong tarik, putar geser dan jenis buku pop up. Gimana anak saya gak seneng sama buku interaktif macam gini.  

Sayangnya buku lokal masih sangat jarang dengan buku-buku fitur diatas. Kebanyakan buku impor. Saya pernah jalan-jalan ke Periplus dan memesan satu buku impor (tipis pula) harganya sekitar 240ribuan. *yaiyalah buku impor. Dan disana saya cuma bisa elus-elus buku Montessori yang saya pengen, tapi lihat harga jadi melipir cantik. *gak pakek maju mundur

Tibalah event BBW kembali hadir di Surabaya untuk kedua kalinya. Saya langsung semangat 45. Kenapa? Karena semua buku akan didiskon sampai 80%.  Inilah surganya para pecinta buku. Saat itu ada pendaftaran tiket pre sale atau undangan VIP yakni bisa masuk pameran buku sehari sebelum dibuka untuk umum. Mereka dari member BBW, pemenang kuis, blogger dan vlogger. Untuk blogger dan vlogger akhirnya ada 88 orang yang terpilih dan saya salah satunya.

Bertempat di JX International, Jalan Ahmad Yani Surabaya, pameran buku BBW ini dibuka untuk publik mulai tanggal 28 September – 09 Oktober 2017. 280 jam non stop alias dibuka 24 jam.

Wow ketika datang di hari pertama pre-sale, tanggal 27 September 2017 semua buku masih lengkap. Dan karena tidak semua orang bisa masuk pameran buku maka saingan dalam mendapatkan buku terbatas. Meski tetap harus berkompetisi juga.

Arena JX seluas itu disulap menjadi lautan buku nan rapi. Buku diletakkan di atas meja-meja. Ditata per kategori. Dan arena buku anak adalah yang paling luas dan paling banyak. Hati mana yang tak tergoda.



Karena ini hari kedua saya kesini, saya mau bagi-bagi 16 tips untuk pemula saat belanja di BBW Surabaya 2017

1
Siapkan fisik yang prima, kamu enggak cukup sejam dua jam pilih-pilih buku. Di hari pertama buka tiket pre-sale, saya berangkat dari rumah menuju lokasi jam 8 pagi, dan nyampe rumah maghrib. Betah banget. Gak pernah bosan muterin buku anak, pegangin satu persatu. Semua buku dengan fitur yang disuka anakku ada disana.

2
Pakailah baju yang nyaman nan anti ribet. Membantumu gerak lincah saat berkompetisi mencari buku. Terutama saat jam padat.

3
Jika ke BBW di jam padat pakailah transportasi umum, karena takut parkiran penuh. Termasuk parkiran mobil ya. Mungkin bisa pesan taxi online. Karena lahan parkir terbatas

4
Lihatlah denah buku genre yang kamu tuju, didepan pintu masuk udah dipajang gede pentunjuk denah jenis buku. Supaya kamu gak perlu muterin se JX yang seluas itu hanya untuk menuju genre buku faforitmu.

5
Menentukan budget duit yang bakalan dibelanjakan. Iya iya beneran. Kalo tidak kamu akan selalu tergoda melihat buku-buku genre kesukaanmu melambai-lambai. Sapa yang bilang kalo buku Campbell gak berkualitas? Haha. *akurapuh *enggakbisaenggaktaruhkeranjang

6
Siapkan hati agar tidak mudah tergoda
Disini khan buku anak adalah berbahasa inggris. Sedangkan anak saya Bahasa Indonesia saja masih bisa dihitung bisa mengucapkan berapa kata. Maka, setiap melihat buku anak saya sambil mikir, buku ini manfaatnya apa ya buat anak saya. Meskipun berbahasa Inggris, minimal kita tau secara umum isinya mengenai apa. Kalau saya sendiri kemaren memborong buku yang :
Mengenalkan konsep besar kecil
Mengenalkan kota London *buku incaran sejak dahulu kala (siapa tau kayak Bang El, bisa sekolah London. Amin)
Mengenalkan habitat binatang, misalnya di hutan ada binatang apa saja, apa yang hidup di sungai
Mengenalkan aktifitas belanja di supermarket (karena anak saya suka duduk di trolley)
Mengenalkan konsep angka 1-5
Dan semua buku yang saya beli pasti boardbook, menggunakan satu atau dua kalimat sederhana. Dan punya fitur buka tutup atau push pull dan slide spin. Selain melatih motorik juga membuat buku semakin interaktif.

Eh ada ding, buku yang saya beli dan bukan boardbook. Buku dongeng mengenai sekolah karya Clara Ng. Anak saya suka sekali jika dibacakan buku Clara Ng. Yang paling disuka kisah kupu-kupu Upik. Dan meski buku Clara Ng yang dirumah bukan boardbook, namun anak saya tidak “melukai” bukunya. Makanya ketika ada buku karya Clara Ng di BBW, tanpa mikir langsung masuk keranjang.

Ketersediaan buku anak yang paling banyak, maka buku anak ini dibedakan boardbook, picture book dan activity book.

Jenis buku yang bisa dicari di BBW misalnya buku fiksi, referen tentang komunikasi dan manajerial, arsitek, arts and craft, agama, music, biografi dan banyak lagi lainnya. Tempat buku anak ini paling luas diantara jenis buku yang lain. Dari pintu masuk sebelah kiri, sama seperti tahun kemarin.

7
Jangan lupa terlebih dahulu melihat review buku yang kamu pengen melalui telpon pintar kamu. Atau lihatlah buku yang sudah dibuka. Biasanya panitia menyediakan satu buku sample. Karena saya hampir tertipu dengan buku ABC yang kayaknya bagus, ternyata cuma tebel kardus/cover doang. Sedangkan bukunya sendiri bukan boardbook.  

8
Jangan bawa ATM BCA karena BBW tidak menerima apapun jenis kartu BCA *mereka memang tak jodoh*



9
Manfaatkan rekening Mandirimu dan semua fasilitasnya
BBW ini sponsor utamanya Bank Mandiri, dan dia menerima pembayaran dengan debit Mandiri dan kartu kredit Mandiri, maka hati-hati bisa enggak sadar alias kalap kalo kita asal gesek kartu.
Apalagi Mandiri memberikan bonus-bonus super yang bikin ngiler dan bikin kamu makin belanja terus. Misalnya untuk pemegang kartu Mandiri debit bisa dapetin bonus voucher Rp. 50 ribu untuk pembelian sebesar Rp. 500 ribu dan berlaku kelipatan. Maksimum voucher sebesar Rp. 350 ribu dan persediaan dibatasi dalam satu hari. Jadi, saat itu saya protes belanjaan saya diatas sejuta kogh gak dapat voucher, ternyata voucher sudah habis sejak pagi. Dalam sehari Mandiri debit voucher ini disediakan 70 saja.



Nah untuk pemegang Mandiri kartu kredit untuk transaksi diatas 1juta mendapat voucher 50 ribu, lebih dari 2 juta mendapat voucher 200rb dan persediaan per hari dibatasi. Sehari hanya ada 100 voucher dan hari pertama pembukaan untuk umum tanggal 28 September jam 12 siang udah ludes. Dan kartu kredit bisa belanja dan cicilan tanpa bunga sampe 6 bulan.

Untuk Mandiri Fiestapoin bisa dapat potongan HINGGA 40% atau maksimal Rp. 300rb per transaksi dengan penukaran fiestapoin. Jadi kalo kamu punya poin dari fiestapoin bisa ditukar dengan potongan harga atau bisa ditukar dengan buku yang dipajang di booth mandiri. Jadi tidak perlu melalui pembayaran di kasir.



Dan ada penawaran untuk Mandiri e-money bonus voucher 50 ribu dengan pembelian kartu e-money dan langsung melakukan top up e-money minimal 250 rbu. Dalam sehari dibatasi untuk 25 orang saja.

10
Jika kamu emang berniat membeli buku dalam jumlah besar, bawalah koper geret. Bukan karena kamu tereliminasi *ketahuangenerasiberapa
Tapi untuk memudahkan membawa buku belanjaan kamu. Dan disana biasa kogh orang-orang bawa koper geret. Jika kamu gak membawa koper, namun membutuhkannya, di lantai 2 ada stand penjualan koper. Bisa beli koper on the spot dan banyak pilihannya.



11
Dilokasi boleh bawa tas sehingga minimal bawalah air minum. Karena pegel kaki bikin haus, Jendral. Haha. BBW menyediakan booth makanan dan minuman di lantai 2 dengan naik lift. Disana ada makanan berat seperti bakso, mie ayam, gado-gado dan rawon. Makanan dibandrol harga mulai 20 ribuan. Dan jajan pasar dibandrol 5ribuan saja. Masih ramah kantong. Kalo kamu pikir, ah pasti porsi makanannya sedikit. Enggak, standart kogh porsinya. Lumayan untuk isi tenaga buat pencarian buku lagi.

12
Pengalaman di hari pertama, pagi enggak begitu rame, tapi siang disaat jam istirahat membludak. Jadi tetapkan mau datang jam berapa. Hindari jam-jam sibuk. Jika ingin lebih tenang memilih buku pilihlah jam belanja yang hening. Khan buka 24 jam.

tempat penitipan


13
Jika kamu sudah menentukan buku yang kamu pilih dan masih ingin mencari buku lagi tanpa kehilangan troly kamu kamu. Disana disediakan tempat penitipan buku. Tapi antri ya. Saran saya, manfaatkan betul fasilitas penitipan buku ini. Karena saat jam padat, pengunjung membludak, saya kehilangan trolley saya. Iya saya kesana sendirian. Ketika saya memilih buku, trolley saya letakkan di pojok meja. Dan ketika menoleh trolley saja tidak ada. Saya cari pun tidak ketemu. Padahal untuk mendapatkan buku yang ditrolley saya harus berkompetisi dengan para jasa titip yang gila-gilaan belanjanya. Dan saat saya kembali ke buku incaran saja, ludes. Tak berbekas. Hiks. So, jika kamu sendirian dan masih ingin memilih buku, titipkan saja atau pakailah keranjang agar mudah didorong kemana-mana.

contoh yang salah, tidak dititipkan


14
Nah kalo kita udah list buku yang kita pengen, trus susah nemunya. Jangan terlalu mengharap pegawai BBW. Karena mereka pegawai untuk event ini doang, seperti mahasiswa sehingga kalo ditanya kadang mereka juga bingung. Tapi mereka tetep berusaha bantuin kita. Seperti saat saya ertanya dan meminta tolong petugas BBW mencarikan buku mengenai psikologi dan komunikasi.

15
Amati dengan seksama, satu persatu buku yang dipamerin di meja. Jangan ada yang terlewat. Saya dapat buku anak impor dari Sainsbury’s yang Busy Shop dengan fiturnya yang keren ada di meja pojokan. Pun juga saya bisa dapet buku local karya Clara Ng juga dipojokan tembok dekat mbak-mbak yang jual e-money Mandiri. Ingat, siapa tau buku incaranmu ada ditempat-tempat yang kurang strategis. So, jeli ya.

16
Karena kompetisi ketat banget, kalo pengen buku ya langsung taruh aja di keranjang. Karena apa? Keburu keambil orang. Toh sebelum ke kasir kita bisa sortir lagi sesuai budget enggak. Nah buku yang tidak jadi dibeli, diletakkan saja di pojokan sebelum antri kasir.



Hal-hal ini dari panitia BBW akan membantumu :

1
Kalo kamu punya kartu aktif BPJS, tukerin aja. Entar dapet voucher. Stand BPJS Kesehatan didepan pintu masuk sebelah kanan. Mereka memberikan gratis voucher 20 ribu untuk peserta aktif BPJS kesehatan. Nah, cara untuk ngecek status keaktifan peserta BPJS, bisa unduh aplikasi mobile JKN di playstore, buka menu peserta. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan. Tanda centang warna hijau menunjukkan kepesertaan aktif. Dan tanda merah menunjukkan kepesertaan tidak aktif. Lumayan voucher 20rb ini bisa digunakan untuk membeli buku local yang harganya banyak dimulai dari sepuluh ribuan saja.

2.
Saat menuju kasir, kamu akan diarahkan oleh salah satu petugas BBW yang mengarahkan ke kasir kosong. Tidak hanya itu kita juga dibantu para kasir yang memberikan tanda bahwa kassa mereka kosong.



3
Booth Mandiri menyediakan tempat charger hape gratis. Jadi ditengah pilih-pilih dan hape kamu butuh diisi tenaga, dateng aja di panggung booth Mandiri. Disediakan banyak kogh.



4
Kondisi di arena buku sangat dingin, apalagi di bagian buku dekat tempok. Bawalah jaket dan disana tidak dilarang menggunakan jaket. Suer dinginnya kebangetan.

5
Jika ingin shalat ada musholla di lantai dua dekat stand makanan. Kamu bisa shalat disana.


6
Setelah semua selesai, dan kamu kesulitan angkut buku belanjaanmu, disediakan porter untuk membantu mengangkut buku-bukumu ke mobil.

7
Haus setelah berjibaku dengan buku? Dapatkan free ice black coffee and ice black tea dari Coffee Toffee Jatim Expo Surabaya untuk pembelanjaan minimal 1 juta rupiah


Udahan dulu ya, waktunya selonjorin kaki. Selamat berburu buku berkualitas di BBW Surabaya 2017. Auuwsome 280 jam non stop.
Jumat, 15 September 2017

Kampanye Edukasi #IndonesiaMerdekaDiare dari Nutricia Sarihusada

Tahukah anda dari data RISKESDAS 2013, 1 dari 7 anak Indonesia mengalami diare? Menurut data WHO tahun 2012 diare adalah penyebab kematian tertinggi pada anak nomor 2 tertinggi di Indonesia. Dan data RISKESDAS 2013 juga menjelaskan kejadian diare pada anak di Indonesia sebesar 17%. Dari data ini dilanjutkan bahwa anak di Indonesia mengalami diare 2-6 kali per tahun. Artinya apa? Setiap 2 bulan anak pasti mengalami diare.



Diare seakan menjadi suatu penyakit yang umum diderita oleh anak, namun jika penangannya tidak tepat dan diare berkelanjutan akan mempengaruhi terhadap tumbuh kembang anak.

Tanggal 14 September 2017 bertempat di Fairfield by Marriott Surabaya Jalan Mayjen Sungkono 178 Surabaya, Nutricia dan Sarihusada menyelenggarakan acara bertajuk #IndonesiaMerdekaDiare. Sebuah kampanye edukasi yang mengundang media dan blogger untuk bersama mengajak masyarakat terutama Ibu semakin mengerti penanganan tepat diare pada anak.

“Nutricia Sarihusada melalui kampanye #IndonesiaMerdekaDiare adalah langkah nyata komitmen perusahaan terhadap nutrisi untuk bangsa agar anak Indonesia dapat menjadi anak generasi maju. Kami berharap melalui kampanye ini akan membuat banyak Ibu yang semakin mengerti penanganan tepat diare pada anak. Kami berharap, informasi penting yang dapat Ibu jadikan sebagai pedoman atasi diare pada anak dapat dijadikan pengingat bagi Ibu saat anak mengalami diare. Dengan pengetahuan yang memadai, Ibu dapat memberikan penanganan yang tepat saat anak menderita diare untuk tetap menjadi tumbuh kembang yang optimal agar anak Indonesia dapat menjadi anak generasi maju yang merdeka dari diare” Ujar Nabhila Chairunnisa selaku Digestive Care Manager Nutricia Sarihusada.



Dihadirkan seorang ahli kesehatan yakni dr. Andy Darma, Sp.A (K), Husna Ika Putri Sari sebagai public figure mom, dan Nabhila Chairunnisa selaku Digestive Care Manager Nutricia Sarihusada. Di moderator oleh Micha Yusuf acara ini dibuka oleh penjelasan dr. Andy Darma mengenai diare dan penanganannya.

Sebenarnya apa sih diare? Saat pup seperti disebut diare? Diare adalah kondisi dimana penderita mengalami BAB (Buang Air Besar) lebih dari dua atau tiga kali dalam 24 jam dengan kondisi feses yang lembek atau cair.

Mengapa anak bisa diare? Diare bisa disebabkan oleh infeksi dan non infeksi. Infeksi bisa karena virus, bakteri, parasit dan jamur. Sedangkan non infeksi bisa disebabkan karena alergi dan intoleransi makanan. Menurut dr Andi Darma “Penyebab terbanyak diare pada anak adalah rotavirus. Padahal virus Rotavirus bisa bertahan selama 3 hari. Misalnya saat meletakkan diapers begitu saja di meja. Apalagi kebiasaan masyarakat saat ini suka membuang diapers sembarangan.” Ujarnya.



Lanjut kata dr Andi “Yang diserang rotavirus adalah usus halus, yang jika tidak diatas dengan tepat akan mengakibatkan penurunan daya tahan  selama 3 bulan kebelakang.”

Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada di 6 Rumah Sakit di Indonesia tahun 2007 menemukan bahwa sebagian (30%) anak Indonesia yang mengalami diare karena Rotavirus juga mengalami intoleransi laktosa.

“Saat anak diare akan mengalami intoleransi laktosa” dr Andi memaparkan. Pada saat diare terutama oleh Rotavirus, terjadi kerusakan jonjot usus, sehingga produksi enzim di jonjot usus yang berguna untuk proses pencernaan nutrisi, diantaranya enzim lactase akan berkurang. Enzim lactase berguna untuk mencerna gula alami (laktosa) yang terdapat pada susu. Laktosa yang tidak tercerna akhirnya tidak dapat diserap sehingga menyebabkan diare semakin berat, kembung dan tinja yang bernau asam. Inilah yang dinamakan intoleransi laktosa.



Bagaimana tanda diare yang disertai Intoleransi Laktose?
Diare cair berlebih
Sakit perut
Kembung
Kemerahan di sekitar anus
Sering buang gas
Tinja berbau asam

Sehingga diare harus dicegah dan atau diatasi dengan cara yang tepat. Jika penanganan diare pada anak yang kurang tepat, akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak kedepan. Dipaparkan oleh Nabhila Chairunnisa bahwa anak yang terserang diare memiliki resiko kekurangan gizi. Tidak hanya itu anak yang sering terkena diare beresiko lebih pendek 3,6 cm ketika berusia 7 tahun, dibandingkan teman seumurannya, dan anak yang sering diare beresiko memiliki IQ lebih rendah.

Dr Andi mengatakan pencegahan yang disebabkan rotavirus bisa dilakukan dengan vaksin. Jika karena bakteri bisa dicegah dengan menjaga kebersihan dan cuci tangan. Jika disebabkan parasite maka menggunakan sanitasi yang baik.  

Lantas bagaimana penanganan diare pada anak? Nah ini yang seru, karena dr Andi memberikan pertanyaan balik untuk dijawab, terutama hal-hal yang berhubungan dengan mitos-mitos penanganan diare pada anak. Misalnya : ketika anak diare,

Apakah susunya diencerkan?
Ataukah susunya lebih dikentalkan?
Apakah susunya dihentikan?
Ataukah diganti air tajin?
Bagaimana dengan teh pait?
Air gula dan garam?
Anak yang diare diberi makan pisang kepok, agar berhenti?
Diare harus dihentikan sepecat-cepatnya
Diare jangan dimampetkan, tapi dikeluarkan biar virusnya juga keluar

Jika memberi makan anak yang diare yang penting gizinya atau rasanya?

Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dr Andi mendahului dengan pemahaman bahwa anak yang diare rawan dehidrasi. Sehingga harus diberi cairan pengganti. Untuk penanganan dirumah jika masih ASI, terus diberikan ASI. Dan jika sudah MPASI bisa ditambah menggunakan cairan rumah tangga, misalnya kuah sup, air putih, teh, dan lainnya. Minuman apa aja boleh. Bahkan di Amerika jika dirumah ada Coca Cola, ya itu bisa diberikan. Tapi dr Andi menggaris bawahi bahwa cairan tersebut fungisnya menghindari dehidrasi. Yang lebih bagus menurut beliau adalah cairan yang mengandung elektrolit. Yang ini didapat dari oralit. Oralit mengandung natrium dan klorida yang berguna mengembalika cairan tubuh yang hilang, dan elektrolit di dalam oralit sudah diperhitungkan kandungannya. Malah cairan gula dan garam sudah tidak diromendaksikan Kemenkes, karena banyak yang salah kaprah mengenai takaran penyajiannya. Harusnya 1 sendok teh gula dengan sedikit (sepucuk sendok teh) garam. Namun dilapangan banyak yang membuat 1 : 1.



Selain itu saat anak diare, nutrisi harus tetap ada. Nutrisi bisa dari makanan atau dari susu (ASI atau formula) yang sedang dikonsumsi. Karena diare menyebabkan intoleransi laktosa, maka akan lebh baik jika mengurangi kerja usus untuk mencerna dan menyerap laktosa (gula alami yang terdapat pada susu). Bisa dengan cara memberi susu formula rendah atau yang tanpa laktosa.

Bagaimana dengan pertanyaan diatas? Susu formula yang diencerkan?
Jika diencerkan memang laktosa berkurang, tapi nutrisi juga tidak ada, kalori nol.

Bagaimana dikentalkan? Malah semakin berat kerja usus

Apakah susu dihentikan? Nutrisi tetap diteruskan, bisa dengan makanan atau susu

Bagaimana air tajin? Boleh diberikan namun tidak terus-terusan. Hal ini dikarenakan tajin tidak memiliki kandungan protein.

Bagaimana dengan teh pait? The pait boleh diberikan, namun tidak terus-terusan. Karena tidak ada nutrisi gula sama sekali.

Bagaimana dengan pisang kepok? Pisang ini harus diperhatikan umur pisang. Jangan memberi pisang yang belum matang, atau yang terlalu matang.

Diare harus segera dihentikan? Sekali lagi dokter menegaskan kita tidak sedang dalam rangka menghentikan diare secepat-cepatnya. Yang kita lakukan adalah penanganan yang tepat terutama mencegah dehidrasi dan pertahanan nutrisinya

Maka jika anak diare menjadi sulit makan, apa yang harus dilakukan orang tua? memberi makan anak yang diare yang penting gizinya atau rasanya? Jika banyak audience yang hadir menjawab gizi, namun dokter mengatakan jangan lupakan rasa. Berilah nutrisi yang mudah diterima oleh anak. Iya gizi penting, namun rasa juga yang utama. Anak yang diare harus dipertahankan nutrisinya, makan adalah salah satu jalannya. Maka jangan terlalu ideal tidak memberi rasa sama sekali dalam makanan, misalnya nasi, daging dan brokoli diblender jadi satu. Yang bagi dr Andi belum tentu kita sendiri mau memakannya.
“Apabila anak tidak mau makan dan minum, orang tua perlu mengusahakan asupan bernutrisi yang mudah diterima anak. ASI dan cairan rehidrasi oral (oralit) adalah yang utama selain tambahan zinc. Selain itu nutrisi yang baik dapat mempercepat pemulihan fungsi usus normal, termasuk kemampuan mencerna dan menyerap makanan yang masuk, serta memberikan energi untuk mempercepat proses pemulihan” kata beliau.

Jumlah nutrisi yang masuk harus diperhatikan. Saat benar-benar sembuh akan ditingkatkan.

Untuk nutrisi bebas laktosa diberikan atas rekomendasi tenaga medis dalam hal ini dokter.

Hal yang tidak kalah penting dalam penanganan diare adalah pemberian Zinc selama minimal 10 hari berturut-turut. Jika diberikan minimal 10 hari, akan mencegah diare selama minimal 3 bulan kedepan.

Husna Ika Putri Sari selaku public figure mom sendiri juga sharing, “Terkadang kita sebagai orang tua suka bingung menghadapi anak diare. Apalagi jika anak pertama, orang tua bilang begini, yang lain bilang begitu. Darisini bisa mengetahui mitos dan fakta yang benar mengenai pengananan diare pada anak”. jelasnya



Terakhir saat acara selesai, saya bertanya kepada dr Andi apakah susu UHT atau pausterisasi lebih rendah laktosa dibanding susu formula? “Susu rendah laktosa itu pasti mahal, kenapa? Karena dia memproses susu sedemikian rupa untuk diambil zat gulanya didalam susu. Sementara susu UHT dan pausterisasi hanya cara pengemasan dan pemanasannya saja. Sehingga UHT dan pausterisasi masih ada laktosanya.”



Acara ini diakhiri dengan sesi games untuk menjawab pertanyaan moderator Micha Yusuf seputar isi materi dan akan mendapat hadiah dari panitia.

Semoga dengan komitmen Nutricia Sarihusada mengkampanyekan #IndonesiaMerdekaDiare bisa terwujud anak-anak Indonesia yang sehat dan tumbuh berkembang kuat untuk membangun Indonesia yang lebih maju.





Kamis manis di
Surabaya yang panas
14 September 2017
Selasa, 25 Juli 2017

Permainan untuk Melatih Berfikir Anak dibawah Dua Tahun


Seperti artikel ini, dalam buku Slow and Steady Get me Ready penulis mengatakan bahwa belajar dimulai sejak lahir. Hal ini diperkuat dengan uraian dr. Atien Nur Chamidah dalam talk show Tumbuh Kembang dan Kesehatan Anak. Dijelaskan setelah dilahirkan, ketika otak anak mendapatkan suatu stimulus yang baru, maka otak akan mempejari sesuatu yang baru. Stimulus tersebut akan menyebabkan sel syaraf membentuk sebuah koneksi baru untuk menyimpan informasi. Sel-sel yang terpakai untuk menyimpan akan mengembang, sedangkan yang jarang atau tidak terpakai akan musnah. Disinilah pentingnya suatu stimulasi yang rutin diberikan. Stimulasi yang terus menerus diberikan secara rutin akan memperkuat hubungan antarsyaraf yang telah terbentuk sehingga secara otomatis fungsi otak akan menjadi semakin baik. Dan stimulasi yang diberikan sejak dini juga akan mempengaruhi perkembangan otak anak. Stimulasi dini yang dimulai sejak usia kehamilan 6 bulan sampai anak usia 2-3 tahun akan menghasilkan perubahan-perubahan dalam ukuran serta fungsi kimiawi otak.



Lantas, bagaimana teknik stimulasinya? Dengan bermain. Seorang Maria Montessori percaya bahwa semua anak dimanapun dan kapanpun pada umumnya ingin belajar. Dan belajar itu melalui bermain. Pekerjaan anak adalah bermain.


Sementara dengan perkembangan teknologi yang sangat luar biasa hari ini, dan kesibukan orang tua bekerja yang terkadang tidak sempat menyiapkan alat permainan edukatif untuk stimulasi anak. Akhirnya terkadang TV dan aplikasi permainan dalam gadget menjadi pilihan agar mereka ada aktifitas atau agar diam. Padahal meski bekerja, orangtua masih bisa bermain bersama anak secara kualitas. Jika tidak bisa membuat DIY atau tidak mau repot untuk membuat mainan anak handmade, kita bisa membeli mainan jadi. Tinggal kita mengetahui, didalam toko mainan yang banyak itu, kita ingin permainan untuk stimulus apa.

Sebagai emak yang malas ibu bekerja, saya pun membeli alat permainan anak. Tanpa repot, membutuhkan banyak waktu, buat saya yang penting tujuan kurikulum anak saya tercapai.

Berikut ini permainan yang pernah (dan MASIH) saya lakukan bersama anak saya, Luigi

Push walker
Dulu membeli push walker ini awalnya sebagai stimulasi berjalan. Dan ternyata benar, saat usia 12 Luigi belum bisa berjalan. Tapi dia senang mendorong ‘singa’ kecilnya ini.



Manfaat push walker ini antara lain :
·      Mendorong membantu ia mengembangkan keseimbangan
·      Fitur lampu dan musik akan memotivasi Luigi untuk mendorongnya agar lekas berjalan
·      Melatih kemampuan motorik halus karena ada fitur dibalik, ditekan dan diputar.
·      Mengenalkan sebab akibat, jika tuts piano yang dipencet akan mengeluarkan bunyi, jika didorong roda akan menggelinding dan berjalan
·      Cermin cilukba untuk mengenali diri
·      Mengenalkan warna




Menara pelangi
Ini permainan yang cepet banget Luigi belajarnya. Namun ia masih belum mampu mengurutkan sehingga terbentuk sebuah menara.
Manfaat permainan menara pelangi ini adalah :
·      Perkembangan motorik halus saat ia berusaha memasukkan lubang sesuai dengan pasak
·      Koordinasi mata dan tangan
·      Pengenalan warna
·      Melatih kefokusan dan konsentrasi
·      Melatih logika
·      Melaih ketelitian dan kesabaran
·      Konsep masuk-keluar
·      Konsep membandingkan urutan, menyusun lebih besar dan lebih kecil (matematika dasar)

lihat video Luigi main menara pelangi disini ya


Wire beads atau kotak alur kawat manik
Jenis permainan alur kawat manik disana beragam jenisnya. Dari yang 2 kawat sampai yang rumit. Sebagai pengenalan awal permainan ini, saya memilihkan yang dua kawat.

Salah fokus sama jari kelingkingnya :D haha

Manfaat permainan ini :
·      Saat memindahkan biji manik dengan melewati kawat yang meliuk, akan melatih koordinasi mata dan tangan
·      Melatih kemampuan problem solving saat ia berusaha menggeser biji manik dari ujung satu keujung lainnya dengan rintangan jalur yang berputar
·      Melatih kosentrasi dan kesabaran
·      Mengenalkan warna
·      Meransang motorik halus sebagai latihan memegang pensil nanti



Sortir shapes
Mainan ini bisa dikenalkan sejak usia anak 12 bulan. Saya beli saat Luigi 16 bulan. Yang Luigi punya adalah shapes dengan 5 lubang. Dengan 5 lubang ia jadi bisa fokus. Menggunakan wadah yang ada pegangannya sehingga mudah dibawa kemana-mana dan tidak mudah hilang. Plastiknya tebal, tidak mudah pecah. Ukuran lubangnya juga besar. Karena ukurannya besar, tidak mudah tertelan atau hilang. Di tiap sisinya tidak tajam sehingga aman untuk anak.



·      Mainan ini membuat anak belajar bentuk secara sederhana. Misalnya kotak, lingkaran, segitiga, segiempat, hati dan lainnya.
·      Sebagai visualisasi bentuk benda yang ia temui, misalnya TV bentuknya apa ya? Kotak. Bola bentuknya apa ya? Lingkaran.
·      Belajar warna
·      Melatih motorik halus saat memasukkan lubang yang tepat
·      Melatih problem solving saat ia memilih dan memasukkan bentuk ke lubang yang sesuai. Jika tidak sesuai, ia akan mencari lagi sampai berhasil.
·      Melatih kesabaran. Saat proses mencocokkan ia akan mengalisa dan membuatnya bersabar.
·      Melatih sebab akibat. Ketika memasukkan benda, ia berusaha mendorongnya dan kemudian shapesnya hilang (terjatuh ke bawah), saat itulah ia menyadari bahwa ia telah sukses memilih lubang yang sesuai.
·      Melatih koordinasi mata dan tangan saat anak menggunakan tangan dan menganalisa batas bentuk dan lubang.





Puzzle binatang
Saya menggunakan hewan yang mudah ditemui. Seperti kucing. anjing, ikan, kuda. Tidak mengenalkan unta jika dia belum pernah melihat unta baik di TV atau alat peraga.
·      Mengenal kosa kata nama binatang
·      Melatih koorrdinasi mata dan tangan saat menjumput benda dari 2 jarinya (jempol dan telunjuk)
·      Melatih daya ingat saat ia menyebutkan kembali nama binatangnya
·      Melatih visual spasial saat ia berkosentrasi berusaha meletakkan sesuai bentuknya.



Geometric puzzle
Manfaat permainan ini diantaranya :
·      Pengenalan bentuk geometri
·      Pengenalan warna
·      Melatih problem solving anak saat mencari bentuk yang sesuai di papan kayu
·      Melatih logika sebab akibat saat ia berhasil meletakkan puzzle sesuai dengan tempat dan bentuknya.
·      Koordinasi mata dan tangan saat ia menjumput knop dengan jempol dan jari telunjuknya.

(punya Luigi udah pada hilang, jadi tidak ada potonya)

gambar diambil dari : dolanankayu.com


Frog balance
Manfaatnya :
·      Mengenalkan konsep keseimbangan
·      Melatih berfikir sebab akibat, jika memasukkan tidak dengan jumlah lingkaran yang sama, maka akan miring di satu sisi. Jika memasukkan jumlah lingkaran sama, maka akan seimbang.
·      Melatih problem solving saat ia berusaha membuat timbangan menjadi seimbang dan tidak miring satu sisi.
·      Koordinasi mata dan tangan saat menyesuaikan lubang dengan tiang pasak.


punya Luigi sudah rusak :D

Bola-bola
Tujuan saya dengan permainan bola-bola ini bukan untuk mandi bola. Melainkan mencocokkan warna bola dengan warna wadahnya.
Manfaat permainan ini diantaranya :
·      Mengenalkan warna dasar
·      Koordinasi mata dan tangan saat memasukkan bola ke dalam wadah
·      Kemampuan memecahkan masalah saat ia berusaha warna bola dan wadah yang sama
·      Kemampuan mendengar untuk tujuan tertentu, saat saya suruh ia meletakkan bola biru pada wadah berwarna biru.
·      Melatih keyakinan diri saat ia berhasil memasukkan sesuai dan kita beri tanda bahwa ia sukses
·      Keterampilan mengikuti petunjuk/arahan, saat kita memberi aba-aba perintah
·      Konsep masuk dan keluar

video bola-bola Luigi

Kayu lekuk
Melatih motorik halus untuk persiapan menulis, melatih kosentrasi dan problem solving. Permainan ini juga sangat menguji kesabaran. Luigi terkadang ingin menarik bebeknya karena tidak sabar, padahal saya sudah bilang itu digeser, Nak. Lalu jika tidak segera berhasil, ia cuma putar-putar bebeknya. 
Oia permainan ini gabung sama wire beads diatas



Mendongeng


Mungkin terlihat permainan sepele ya, namun kita perlu pahami bahwa mereka masih usia dini. Bagi anak usia dini, permainan seperti sortir shapes misalnya itu membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Ia harus mencoba satu demi satu shapes, mencocokkan dengan lubang bentuk yang sama. Dan permainan puzzle membutuhkan tingkat presisi yang tinggi agar knop bisa menempel kembali pada tempatnya. Dan semuanya membutuhkan kesabaran. Saat itulah anak juga belajar berproses, bersabar sampai akhirnya berhasil. Bukankah kelak hal itu akan dibutuhkan anak?

Dalam permainan anak jika ada pilihan bahan plastik atau kayu,  saya berusaha memilih yang dari bahan kayu. Misalnya Menara pelangi. Tujuannya adalah untuk menguatkan otot tangan anak. Hal ini untuk persiapan menulis kelak.
Untuk bahan kayu, pilihlah dengan cat non toxic agar aman, karena usia dibawah dua tahun seperti Luigi masih rawan memasukkan benda kemulut. Biasanya mainan yang aman ada tempelan logo SNI.
Mengecek juga bentuknya tajam atau tidak, misalkan bentuk segitiga.

Demikian permainan yang pernah dan masih Luigi lakukan bersama saya. Luangkan waktu bermain bersama anak, Bunda. Buang gadget dalam tas kerja terdalam. Jadikan rumah sebagai tempat paling nyaman untuk anak belajar.

Pernah saya membaca buku “Pendidikan Anak Usia Dini Saat Ini” karya George S. Morrison mengatakan bahwa Montessori melihat bermain sebagai cara anak bekerja. Sehingga rumah dan Pendidikan prasekolah baru bisa menjadi tempat kerja mereka jika pembelajaran dilakukan lewat bermain. Dan menurut Bu Ivy Maya Savitri dalam pelatihan Montessori yang pernah saya ikuti, mengatakan didalam kelas Montessori setiap anak “bekerja”. Sehingga, temanilah si kecil ‘bekerja’. Mari bekerja dengan bermain. Biarlah anak-anak ‘bekerja’, untuk mengembangkan diri dan membuat karya kecilnya yang indah.


“Kebutuhan anak 0-8 tahun adalah bermain dan terbentuknya kelekatan. Jangan kau cabut anak-anak dari dunianya terlalu cepat, karena kau akan mendapatkan orang dewasa yang kekanakan.” Prof Neil Postman dalam buku The Disappearance Childhood


Sumber referensi :
Modul Talk Show “Tumbuh Kembang dan Kesehatan Anak” dr. Atien Nur Chamidah, 17 Oktober 2009
Modul pelatihan Metode Montessori, Ivy Maya Savitri di Hotel Arcadia Surabaya, 6-9 April 2017